in

Pasca Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok Masih Mahal

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – Pasca Tahun Baru 2020, harga kebutuhan pokok disejumlah pasar tradisional di Kota Lubuklinggau masih mahal.

Hasil pantauan Silampari Media di Pasar Bukit Sulap (PBS) dan Pasar Inpres Kota Lubuklinggau, harga komoditas seperti cabai merah keriting, bawang merah, daging ayam, telor ayam dan sembako masih mahal.

Salah seorang pedagang cabai merah keriting, Mori dipasar Bukit Sulap (PBS) Kota Lubuklinggau kepada Silampari Media mengatakan, bahwa masih tingginya harga cabai merah keriting dan cabai rawit saat ini dikarenakan cuaca yang tidak menentu, sehingga membuat sebagian petani cabai mengalami gagal panen.

“Tanaman cabaikan sedikit lebih sulit merawatnya dibandingkan tanaman sayuran lainnya, terlalu sering diterpa hujan membuat tanaman cabai mudah layu dan busuk. Jadi harganya masih tinggi dipasaran dikarenakan harganya memang sudah tinggi dari petani,”ujar Mori

Selain cabai merah keriting dan cabai rawit yang masih mahal, harga kebutuhan pokok lainnya seperti bawang merah, telor ayam, dan daging ayam juga mengalami kenaikan.

Seperti harga bawang merah yang dijual dengan harga Rp40.000/kg dari harga normal Rp30.000/kg, telor ayam Rp45.000/30butir, daging ayam Rp38.000/kg.

Harga beras kualitas premium Rp11.000/kg, minyak kemasan Rp12.000/liter, gula pasir Rp14.000/kg, terigu Rp7.000/kg, sagu Rp10.000/kg.

“Daging ayam masih mahal karena permintaan konsumen dipasaran masih tinggi meskipun tahun baru 2020 sudah berlalu, sehingga membuat pasokan ayam potong dipeternak menipis yang mengakibatkan harganya masih tinggi dipasaran,”ujar Sofyan, pedagang ayam potong yang berlokasi di Pasar Inpres, pada Kamis (02/01/2020).

Para pedagang berharap harga kebutuhan harga pokok dipasaran kembali normal seperti semula, harga kebutuhan pokok yang mahal tak hanya merugikan konsumen saja tapi juga para pedagang.

PENULIS : Putri Rianita
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Panwascam Karang Dapo Diduga Pengurus Parpol

Promo Perawatan 30 Persen, Hanya di Griya Cantiq Karimah