Ilustrasi
in

Panitia Pemilihan BPD Ciptodadi I Dinilai Tidak Profesional

MUSIRAWAS,Silmed.id – Panitia Badan Permusywaratan Desa (BPD) Desa Ciptodadi I Kecamatan Suka Karya, dinilai tak profesional dalam melaksanakan kerja. Hal ini terungkap Dedi Busro salah seorang bakal calon (Balon) BPD kepada Silampari Media, Senin (23/09/2019).

Dia bercerita bahwa panitia pimplan atau tidak tegas, saat mengambil keputusan penetapan kuota calon BPD, sehingga menimbulkan kebingungan balon BPD.

“Saya merasa dirugikan dengan keputusan panitia yang akan menunggu gugatan Balon BPD dari Dusun lima. Padahal, sebelumnya panitia sudah menetapkan jumlah kuota BPD dusun tiga sebanyak dua orang dan dusun lima hanya satu orang,”kata dia.

Menurutnya, panitia tidak perlu menanggapi tuntutan balon BPD dari Dusun lima lantaran itu bukan rana panitia.

“Itu kan yang salah Kepala Dusun (Kadus), dia mengasih data tidak akurat. Jadi menurut saya panitia tidak perlu mengabulkan permintaan balon BPD dari Dusun lima,”cetusnya.

Dia juga mengatakan jika memang balon BPD dari Dusun lima tidak puas dengan hasil penetapan kuota BPD, hendaknya mengajukan kepada kadus.

Sementara itu, ketua Panitia BPD Desa Ciptodadi Sutarno mengatakan, jika hal itu diambil setelah pihaknya melakukan musyawarah.

“Jadi disimpulkan kita tunggu sampai hari Jumat, kalu memang ada balon BPD dari Dusun lima mau melakukan gugatan. Jika memang hingga batas waktu yang telah ditetapkan, maka keputusan kuota BPD dusun tiga tetap dua orang dan dusun lima satu orang”jelasnya.

Selain itu juga ia menjelaskan, jika alasan balon BPD dari Dusun lima menggugat lantaran di dapati kekeliruan saat mendata mata pilih.

“Kami menerima jumlah Daftar Pemilih dari kadus, belakangan setelah kita tetapkan diketahui adanya kekeliruan, makanya kami menunggu perbaikan sebab jumlah pemilih menentukan berapa banyak kuota yang dibutuhkan,” tutupnya.

PENULIS : Sutrisnak
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Pemkab Mura Kembali Gelar Salat Istisqa

Sumur Kering, Warga Mencuci di Sungai