ilustrasi. Foto : net
in

Oknum Pegawai Dishub Diduga Pungli

MUSIRAWAS, Silmed.id – Kendati sudah ada Peraturan Daerah (Perda), oknum pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Musi Rawas, diduga melakukan punggutan liar atas retribusi dan tidak sesuai ketentuan.

“Setahu saya, petugas DLLAJ yang berada di terminal tidak diperkenankan memunggut retribusi pada mobil tronton atau mobil berkapasitas besar” kata HL (40) kepada wartawan, Rabu (10/7/2019).

Ditambah dia, dugaan perbuatan oknum tersebut sudah berjalan dua tahun. Dirinya berharap kepada instansi terkait, untuk menghentikan tindakan pungutan liar tersebut.

“Sudah dua tahun, saya minta dihentikan pungutan liar ini karena sopir truk dan tronton tidak semua warga luar Musi Rawas,” tambah dia.

Terpisah, Sekretaris Dishub Musi Rawas Riyadi mengatakan, ada empat titik pemungutan retribusi terminal tipe C, yakni di STL Ulu Terawasi, Muara Lakitan, Simpang Semambang dan Tugu Mulyo.

“Retribusi terminal tipe C, hanya untuk kendaraan berkapasitas sedang, besaran penarikan sesuai hasil uji petik,”ungkapnya.

Jika ada oknum pegawai Dishub melakukan pungutan diluar Perda, maka hal itu dapat dikatakan pungli. Untuk  mobil barang sedang Rp4500, mobil  penumpang sedang Rp4500, mobil pick up Rp1.750 ribu.

“Dalam setahun, kami menargetkan Rp 425 juta,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Arianto
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Sandi Didakwa JPU dengan UU nomor 11 tahun 2012

Narkoba Adalah Sumber Kehancuran