Atlit renang dari penyandang disabilitas Kota Lubuklinggau sedang berlatiih, Jum'at (12/7/2019). Foto : Bayu Silmed
in

NPC Lubuklinggau Tetap Berlatih Meski Tertatih

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – National Paralympic Committee (NPC) Kota Lubuklinggau yang merupakan organisasi wadah bagi para atlit penyandang disabilitas telah melewati semester pertamanya sejak pertama kali dibentuk pada 23 November 2018 yang lalu. Sampai detik ini NPC Lubuklinggau masih tertatih-tatih memenuhi kebutuhan sarana prasarana demi untuk menunjang kualitas para atlit yang disiapkan untuk bertanding pada Perpaprov Prabumulih pada Desember tahun ini. Tak jarang para pengurus harus mengeluarkan dana pribadi bahkan harus membuat proposal kepada personal untuk memenuhi kebutuhan dana yang diperlukan.

Agus Tri Wahyudi, Ketua NPC Kota Lubuklinggau menerangkan bahwa saat ini pihaknya masih terus berjuang demi kemajuan NPC yang ia pimpin meski harus terseok-seok di awal.

“Seluruh pengurus sedari awal sudah berkomitmen untuk bersama-sama membangun organisasi ini, kami sudah persiapkan di awal terkait permasalahan ini bahwa kami harus bersiap seandainya dana dari pemerintah belum turun. Karena semangat kami adalah memperjuangkan kawan-kawan kita yang disabilitas namun memiliki prestasi di bidang olahraga harus bisa menyalurkan bakatnya dan tetap berlatih bagaimanpun caranya,” terang Agus kepada Silampari Media, Jumat (12/07/2019).

NPC Kota Lubuklinggau sampai saat ini telah menghadiri beberapa Training Center (TC) dan rapat-rapat koordinasi di tingkat Wilayah untuk kepentingan persiapan Perpaprov.

“Sejak dilantik kami sudah menjalani beberapa pertemuan di Palembang untuk berkoordinasi maupun melakukan TC. Dan semuanya dari dana pribadi dan sumbangan dari pribadi yang kami mohonkan bantuannya. Bahkan pada tanggal satu sampai tiga Agustus nanti kami diundang kembali untuk menghadiri Pra Perpaprov,” tambah Agus.

Agus masih berharap bahwa untuk menghadapi perhelatan Perpaprov Sumsel maupun Pra Perpaprov nanti Pemkot Lubuklinggau akan merealisasikan janjinya untuk memenuhi kebutuhan pendanaan.

“Sekarang kami masih menunggu dana dari pemkot untuk persiapan Perpaprov mendatang, meski kemarin sudah ada bantuan dari Dispora untuk beberapa kegiatan namun kali ini kami membutuhkan dana yang lebih besar, semoga dana yang diberikan maksimal sesuai dengan pengajuan, karena hanya dengan itulah kami bergantung untuk dapat mengikuti Perpaprov maupun Pra Perpaprov Agustus nanti, Kami juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan target dari Walikota yaitu tembus 5 besar di Perpaprov Desember mendatang,” terang Agus.

Ia pun menargetkan bahwa pada Perpaprov mendatang pihaknya akan mengerahkan segala upaya untuk membawa pulang prestasi.

“Insya Allah target kita 15 emas bisa tercapai, tetap optimis target akan terpenuhi,” ujar pria tinggi tersebut.

NPC saat ini masih bergantung dengan suntikan dana dari para donatur. Fasilitas yang dipakaipun masih berstatus pinjaman. Seperti lapangan bulu tangkis, meja tenis meja dan kolam renang. Bahkan untuk semua atlit atletik masih harus menunggu sarana yang sedang diusahakan oleh pengurus NPC.

Muslimin, salah satu atlit atletik menuturkan susahnya berlatih tanpa sarana.

“Kalau latihan tanpa sarana itu kami susah mengoptimalkan kemampuan, sehingga latihan tidak maksimal. Kami sangat berharap anggaran NPC bisa masuk APBD dan segera terealisasi, namun sebelum itu mungkin Pemkot perlu terlebih dahulu melihat prestasi, insya Allah di Prabumulih nanti kami akan bawa prestasi dan tidak akan mengecewakan,” ungkap Muslimin optimis.

Saat ini NPC memiliki 25 Atlit dengan 6 Cabang olahraga yang berbeda, serta 4 Pelatih Lokal Lubuklinggau dan 2 pelatih yang dikirim dari Provinsi.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring

EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Aksi Polcil di Polres Mura Memukau Penonton

Bappeda Muratara dan Sarolangun Bahas Percepatan Pembangunan