Rapat mediasi antara panitia pemilihan BPD dengan warga Desa Karya Teladan Kecamatan Muara Kelingi di Kantor Camat.
in

Musdes Karya Teladan Tak Sesuai Perbup

MUSIRAWAS, Silmed.id – Kendati tidak sesuai peraturan bupati (Perbup), tuntutan warga Desa Karya Teladan Kecamatan Muara Kelingi, untuk merubah mekanisme pemilihan, hingga sekarang belum dipenuhi oleh Pemkab Musi Rawas.

“Awalnya kami mengaduh ke DPMD, namun tidak ada keputusan dan dilimpahkan ke kecamatan. Lalu kami ke kecamatan, tidak ada juga keputusan dan akan dilimpahkan ke DPMD,” kata Buston kepada Silampari Media, Kamis (26/09/2019).

Lanjut dia, ketika rapat mediasi di Kantor Camat Muara Kelingi, dipimpin oleh Kasi Pemerintahan,tapi belum juga ada keputusan.

“Masalahnya sudah jelas, bahwa pelaksanaan Musdes tidak sesuai Perbup. Sebab, Musdes seharusnya diselenggarakan oleh BPD dengan difasilitasi oleh kades, artinya yang mengelar Musdes yakni BPD, bukan kades ataupun sekdes,” jelas dia.

Dalam dialog di Kantor Camat sambung dia, Ketua BPD Karya Teladan sudah mengatakan bahwa kades mengundang masyarakat untuk hadir di Balai Desa.

” Untuk Musdes dipimpin oleh sekdes dan kades, padahal itu bertentangan dengan perbub nomor 85 tahun 2018. Namun dalam pertemuan, tidak ada keputusan yang berarti. Kasi Pem berjanji akan berkoordinasi kembali pada DPMD, akan dipertemukan kembali beberapa hari kemudian untuk penyelesaian rekrutmen BPD,” ujarnya.

Dirinya berharap Pemkab Musi Rawas, baik itu pihak kecamatan maupun DPMD untuk mentaati Perbup yang sudah diberlakukan. Bukan menyuruh warga menggugat di Pengadilan Tinggi Tata Usaha (PT UN).

“Kami minta dilakukan Musdes ulang, sebab masyarakat hendak pemilihan langsung, agar warga yang memenuhi syarat dapat ikut dalam berkompetisi,”paparnya.

Sekarang tambah dia, jika Musdes yang menentukan mekanisme pemilihan BPD tidak sesuai Perbup, lalu pihak mana yang harus menegakkan Perbup. Sebagai warga Musi Rawas sudah melakukan pengawasan namun tidak diindahkan.

“Ini aneh, sudah jelas Perbup dikangkangi, tapi tetap saja tidak berani untuk menegakan,” tambah dia.

Terpisah, Kasi Pemerintahan Kecamatan Muara Kelingi, Zainal Abidin mengatakan, sesuai perintah dari DPMD bahwa pihaknya diminta melakukan mediasi, antara warga dengan pihak panitia pemilihan BPD.

” Sempat terjadi perdebatan sengit, antara warga dengan panitia pemilihan BPD. Intinya warga menginginkan sesuai dengan perbup, tetapi pihak panitia dan tujuh orang BPD bersikukuh untuk tetap menggunakan mekanisme sesuai dengan Musdes yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Dengan demikian tambah dia, mediasi terjadi deadlock, sehingga sebagai pimpinan rapat dirinya mengambil keputusan akan berkonsultasi dulu dengan Kabid Pemdes dan Kadis DPMD Musi Rawas.

“Kami akan melakukan mediasi ulang, tapi saya akan koordinasi lagi dengan DPMD,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Kadis Kominfo Jelaskan Program Sipokat Kepada Sekwan Provinsi Bengkulu

Bimtek Analisa PPH Resmi Dibuka