PADAM - Pihak petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di rumah milik Janusin yang dilalap api, Rabu (23/10.2019) sekitar pukul 14.06 WIB. Foto : Jofan Silmed
in

Mengetahui Rumahnya Ludes Terbakar, Rina Langsung Pingsan. Berikut Kronologisnya

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Sebuah rumah di Jalan Karya RT.05 Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I ludes dilahap si jago merah, Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 14.06 WIB. Hingga saat ini, diduga api berasal dari aliran arus listrik.

Pantauan dilokasi, hingga pukul 15.30 WIB, sebanyak 4 armada dan 5 mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api bersama warga yang ikut membantu. Walaupun awalnya sempat terkendala, akhirnya api berhasil dipadamkan.

Hal ini disampaikan oleh, Kasi Ops Damkar dan PB, Mahali disela-sela bertugas saat ditemui. Ia menjelaskan jika pihaknya sempat terkendala dikarenakan ada arus listrik yang masih menyala.

“Awal kami datang anggota kaki sempat sulit mau menyiram api. Ini karena ada arus listrik yang masih hidup. Kalau kami paksakan, pasti berbahaya bagi anggota,” jelasnya.

Setelah pihak PLN datang mematikan arus listrik, barulah pihaknya bisa pelan-pelan memadamkan api yang sudah membesar.

“Personil kami sebanyak 40 orang. Setelah satu jam setengah barulah api bisa kami jinakkan,” terangnya.

Sementara itu pemilik rumah, Janusin (71) saat ditemui menceritakan kronologis kejadian dari awal. Dirinya sempat bingung ketika duduk diteras rumah dengan anaknya, Jamri Effendy, tiba-tiba asap sudah mengepul dari belakang rumahnya.

“Saya bersama Jamri, ada juga 2 cucu saya lagi ngobrol di teras rumah. Saya kaget waktu melihat ada asap di pintu dapur belakang,” ceritanya dengan keadaan masih syok.

Ketika melihat api yang sudah membesar, dirinya meminta bantuan kepada warga serta berusaha memindahkan barang.

“Melihat api, kami berusaha minta tolong. Alhamdulillah cuma mobil dan motor yang masih tersisa diselamatkan,” lanjutnya.

Saat sibuk memindahkan barang, melihat rumah yang sudah ludes terbakar, menantunya yang bernama Rina pingsan karena tidak kuat menahan rasa sedih.

“Rina kan masih kerja di kantornya. Mungkin ada yang manggil suruh pulang. Waktu sampai rumah dia langsung pingsan karena tidak kuat,” tuturnya.

Akibat kejadian ini, semua barang didalam rumah milik korban seperti 3 tv, kursi, kulkas 1 unit motor serta barang-barang berharga lainnya habis tidak bersisa. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp 200 Juta.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Disbudpar Himpun Adat Istiadat dan Budaya

Kades Bingin Rupit Siap Hibahkan Lahan Untuk Media Center Jurnalis