in

Marak Pesta Malam ‘Diboncengi’ Penyalahgunaan Narkoba

MUSIRAWAS,Silmed.id – Penyalagunaan narkoba dipesta malam, bahkan menelan korban, namun hingga ini pesta malam belum ada larangan dari pemerintah.

“Dua minggu yang lalu, ada warga Lampung yang bermukim di Kecamatan Muara Lakitan. Dia meninggal dunia setelah mengalami over dosis (OD),” kata YS (31) warga Kelurahan Muara Lakitan, Kecamatan Muara Lakitan kepada Silampari Media, Minggu (24/11/2019).

Diceritakan YS, korban bermukim di Muara Lakitan karena bekerja, dia tewas setelah mengesumsi narkoba jenis ektasi. Jenazahnya langsung dibawa ke Lampung untuk dimakamkan.

“Sebenarnya kasian dengan korban, dia meninggalkan istrinya yang sedang hamil tua, apalagi itu hamil anak pertama. Saya harap ada ketegasan dari pemerintah untuk menghentikan pesta malam. Karena sudah banyak korban jiwa,”cerita dia.

Kepala BNN Musi Rawas Hendra Amoer mengatakan, sudah menjadi rahasia umum bahwa pesta malam khususnya orgen tunggal dan musik, diboncengi penyalagunaan narkoba.

“Kasus over dosis sudah sering terjadi. Kondisi ini perlu perhatian dan penanganan semua pihak. Perlu kebijakan publik agar penanganan dapat dilakukan secara konprehensif,” kata dia.

Dijelaskan Hendra, Kabupaten tetangga seperti Muba dan Oku Timur dan daerah lainnya, sudah melarang pesta malam. Hal itu kemungkinan karena lebih banyak mudoratnya ketimbang manfaatnya.

” Kalau pesta malam masih ada, tentunya penyalagunaan narkoba pasti ada. Kami terus berupaya memutuskan jaringan narkoba, kalaupun masih ada penyalagunaan narkoba maka hal itu tugas kita bersama,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Lomba Mewarnai di Hotel Dafam Linggau Berlangsung Meriah

Panitia Pemilihan BPD Muara Beliti Baru Menggunakan Pakaian Adat