Petugas dari Polres Lubuklinggau saat melakukan olah TKP di Jalan Yos Sudarso RT 11 Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Jum'at (23/8/2019).
in ,

Mak Ipung Ditemukan Dengan Kepala Pecah

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Kepolisian Resor Lubuklinggau, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas dugaan tewasnya Mak Ipung (47), Jum’at (23/8/2019).

Pria yang dikenal sebagai pengusaha salon yang berada di Jalan Yos Sudarso RT 11 Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I atau tepatnya di depan JM Linggau ini memiliki nama asli Muhammad Effendi alias Pung Loi.

Dilakukannya olah TKP setelah mendapatkan laporan penemuan mayat. Petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau yang dipimpin KBO Iptu Sudarno langsung menuju TKP dan melakukan pemeriksaan, serta olah TKP.

Dari hasil olah TKP tersebut diketahui bahwa mayat Ipung mengalami pecah di kepala dan luka tusuk bagian perut, serta ditemukan batu yang diduga dipakai sebagai senjata untuk membunuh.

Diketahui sebelumnya penemuan mayat tersebut di sebuah ruangan yang berada tepat di belakang salon, oleh Panji (45), tukang tambal ban sekitar pukul 10.00 WIB.

Disampaikan Panji, sebelumnya karyawan Ipung Salon bernama Yeni menunggu selama lebih kurang satu jam. Yeni kebingungan karena pintu salon tidak kunjung dibuka. Kemudian Yeni bertanya kepada dirinya.

“Karena saya juga tidak tahu mengapa salon belum dibuka, maka kami bersama-sama memeriksa ke rumahnya,” kata Panji.

Dirinya melihat rolling door tidak terkunci, kemudian ia bersama Yeni dan Erwin masuk ke dalam rumah.

“Yeni mencari ke kamar atas dan saya ke belakang. Disanalah (belakang,red) saya temukan Ipung sudah meninggal dan tubuhnya dipenuhi darah,” terangnya.

Setelah penemuan tersebut, Panji lantas menemui Muhsin, Ketua RT 11 dan selanjutnya melaporkan ke pihak Kepolisian.

Diakui Panji, terakhir kali dirinya bertemu dengan Mak Ipung Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

“Saya bertemu sekitar pukul19.00 WIB, saat itu saya masuk ke dalam salon. Selain bertemu Ipung, saya juga bertemu Yeni,”

PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Tim Monev Persandian Rekom Sterilisasi Ruangan Pimpinan

Si Jago Merah “Betah” Di Lubuklinggau, Giliran Taba Jemekeh Disapa