Peserta para peserta pelatihan merias di Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, usai melakukan pelatihan merias. 20 orang dilatih hingga mampu menguasai seluruh materi yang diberikan dengan beban biaya ditanggung oleh pihak kelurahan. Foto Bayu Silmed
in

Lurah Durian Rampak Bekali Warga Pelatihan Merias

LUBUKLINGGAU, Silmed.id –Guna memberikan kemampuan dalam merias, tim Penggerak PKK Kelurahan Durian Rampak, mengelar pelatihan merias dari tenaga professional secara gratis.

Program yang dimotori oleh Ketua TP PKK Kelurahan Durian Rampak, dilaksanakan pada Senin hingga Kamis, di Kantor Lurah Kelurahan Durian Rampak Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Peserta terdiri dari remaja dan ibu-ibu berjumlah 20 orang.

“Pelatihan merias dari tenaga profesional guna meningkatkan skill life masyarakat. Kegiatan ini gratis karena segala kebutuhan biayanya murni dari kelurahan. Pesertapun dibekali s alat rias yang lengkap,”kata Ketua TP PKK Durian Rampak, Mila kepada Silampari Media, Rabu (4/9/2019).

Lanjut Mila, kegiatan merias ini sudah berlangsung selama satu bulan, kursus ini merupakan cara menciptakan lowongan pekerjaan.” Betapa tidak, setiap minggu dapat dipastikan ada pesta pernikahan bahkan bukan cuma satu tempat melainkan banyak tempat, dengan keahlian tata rias pengantin, maka cepat mendapatkan pekerjaan dan tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota. Minimal, kita sudah bisa merias diri sendiri dan keluarga kita, apalagi peralatan semuanya gratis dari kelurahan,” ucap Mila.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Durian Rampak, Suji Hartono menerangkan, bahwa kegiatan tersebut guna meningkatkan skill life masyarakat Durian Rampak untuk memberikan opsi alternatif dalam menanggulangi pengangguran.

“Ini kami lakukan untuk meningkatkan persentase pengurangan pengangguran di Kota Lubuklinggau. Dengan sesuatu yang digemari oleh ibu-ibu, mudah-mudahan bisa menjadi penghasilan tambahan untuk mereka,” ungkap Suji.

Lanjut dia, jika segala sesuatunya murni dari kelurahan, peserta tidak dipungut biaya serupiah pun.”Gak ada pungutan, ini murni untuk pemberdayaan masyarakat. Karena semuanya sudah ditanggung oleh dana dari kelurahan,” tutupnya.

Sementara itu peserta kursus tata rias pengantin, Dewi (25) mengucapkan terimakasih kasih atas diadakannya kegiatan ini.
“Kami bersyukur dan senang telah diadakan kursus ini, bukan hanya mencari ilmu dan pengetahuan tetapi kami juga mencari pengalaman serta mempererat tali silaturahmi dengan warga di Durian Rampak.” ucap Dewi.

PENULIS : Bayu Sembiring
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Pasca Meledak, Warga Panglero Segel Sumur Gas

Sepekan Polres Lubuklinggau, 632 Pengendara Ditilang