Pelaksanaan titik nol di Desa Lubuk Muda, Kecamatan Muara Kelingi dilakukan petugas dari Dinas PU Bina Marga disaksikan Bagian Pembangunan, pihak Kecamatan, Kades Lubuk Muda Mifta Khoiri, pada Selasa (20/8/2019). Foto : Aulia Azan Siddiq
in

Lubuk Muda Titik Nol Pembukaan Jalan Sepanjang 11.300 M

MUSI RAWAS, Silmed.id – Sehubungan  telah diterbitkannya SPPBJ (Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa) nomor 227/SPPBK/PPK.E/PUBM/2019 tanggal 7 Agustus 2019.

Maka dari itu Kepala Dinas PU (Pekerjaan Umum) Bina Marga Kabupaten Musi Rawas, H Aidil Rusman melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Iwan PW, pada Selasa (20/8/2019) melakukan titik nol pada proyek pembukaan jalan di Desa Lubuk Muda, Kecamatan Muara Kelingi.

Selain pegawai dari Dinas PU Bina Marga, pelaksanaan titik nol ini juga melibatkan pihak rekanan dalam hal ini CV Pelita Bersaudara, Bagian Pembangunan, Kecamatan Muara Kelingi diwakili Kasi PMD Effendi, Kades Lubuk Muda Mifta Khoiri.

Jalan yang akan dibuka sepanjang 11.300 M (Meter) dengam lebar jalan enam meter, mengunakan alokasi dana APBD Musi Rawas tahun 2019, dengan Plafon Rp 831.000.000.

“Dilibatkannya berbagai pihak sebelum dimulainya pekerjaan pembukaan jalan, merupakan bentuk transparansi,” terang Iwan.

Menurut Iwan, pembukaan jalan desa Lubuk Muda ini berawal dari usulan pihak desa (Musrendes), diusulkan ke Bappeda dan dibahas DPRD Kabupaten Musi Rawas tahun 2018 lalu.

“Setidaknya usulan desa dapat terealisasi tahun 2019 ini, meskipun tidak sepenuhnya jalan ini dibangun, Karena ini bagian komitment program Musi Rawas Sempurna agar setiap desa atau kelurahan merata ada akses jalan baru,”ungkap Iwan.

Sementara itu Kepala Desa Lubuk Muda, Mifta Khoiri menyambut baik pembangunan jalan baru di desanya, karena akses jalan ini sejatinya sering dilalui masyarakat dusun II Rantau Kasih, terutama yang mengunakan kendaraan bermotor.

“Apabila menggunakan motor, warga dusun II Rantau Kasih lebih memilih jalur Desa Lubuk Muda,” terang Mifta Khoiri kepada Silampari Media.

Ia melanjutkan, jalan yang dapat dilalui mobil memang sudah ada, namun jangkauannya lebih jauh. Terutama jika masyarakat yang hendak ke ibukota Kecamatan, harus melewati Desa Lubuk Tua.

“Jarak yang harus ditempuh masyarakat jika melewati Desa Lubuk Tua sepanjang 18 KM, namun jalur di Desa Lubuk Muda hanya 13 KM,” jelasnya.

Dirinya bersyukur usulan desa Lubuk Muda diterima, jadi dengan dibukanya jalan desa ini setidaknya mempermudah akses masyarakat dan dapat meningkatkan taraf hidup perekonomian bagi masyarakat.

“Saya berharap semoga tahun yang akan datang, jalan yang telah dibuka ini dapat ditingkatkan. Selain iu juga usulan kegiatan yang lainnya dapat segera terealisasi,” pintanya.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Guna Menyamakan Data Luas Lahan Pertanian, Pemkot Gelar Rapat Koordinasi PUP2B

Warga BTS Ulu Mulai Kesulitan Air Bersih