Perahu patroli milik LPPAS Muratara. Hengki Silmed
in

LPPAS Tindak Tegas Perusak Biota Sungai

MURATARA, Silmed.id – Untuk menjaga habitat sungai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara melalui Lembaga Persatuan Peduli Aliran Sungai (LPPAS) akan menindak tegas bagi para pelaku perusak biota sungai. Bahkan enam sanksi yang akan dikenakan yaitu pelaku dituntut oleh pemuka adat, Kades, Camat, Perikanan, Pemkab dan tuntutan negara.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua LPPAS Muratara Samsul Bahri mengatkan pihaknya nanti akan memberikan himbauan dan surat edaran kepada desa dan Kecamatan.

“Ini adalah sanksi yang baru, jadi siapa saja yang masih melakukan. Maka bukan hanya berhadapan dengan hukum saja dan juga mereka berurusan dengan pemuka adat dan yang lainnya,”katanya, Selasa (13/8/2019) kepada Silampari Media.

Dia menjelaskan jadi jika nanti ada yang menyentrum ikan akan dipidana kurungan penjara lebih kurang 17 tahun penjara.

Diakuinya apabilah sekarang masih saja ada oknum masyarakat yang melakukan penyentruman ikan, akan tetapi pihaknya akan terus berusaha untuk menangkap para pelaku tersebut.

“Oknum masyakat yang melakukan penyentruman ikan masih saja. Akan tetapi kita akan terus berusaha untuk menangkap para pelaku,”tegasnya.

Ia meminta adanya kerjasama dari pihak desa dalam hal ini Kades, agar mengingatkan warganya supaya tidak melakukan penyentruman.

“Disini peran serta dari Kades sangat penting dalam penindakan pelaku penyentruman ikan,”katanya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar bisa bekerjasama dan apabila ada yang melakukan penyentruman harus dilaporkan.

“Tidak ada toleransi bagi perusak biota sungai,”pungkasnya.

PENULIS : Hengki Pransis
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

HDS : OPD Harus Berkoordinasi

15 Tim Ikuti Liga Pertiwi Kecamatan Sukakarya