Limbah rumah sakit umum daerah Siti Aisyah Lubuklinggau diduga mencemari lingkungan.
in

Limbah Cemari Lingkungan, Keluhan Warga Tidak Dihiraukan Rumah Sakit

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Limbah cair dari rumah sakit umum daerah (RSUD) Siti Aisyah Lubuklinggau dianggap telah mencemari lingkungan tepatnya warga yang berada di Jalan SPMA RT 01 Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Selain limbah cair yang meluap ke drainase yang berada di luar rumah sakit dan mengakibatkan sejumlah ternak warga berupa ayam dan ikan mati akibat limbah tersebut.

Ternak dan ikan milik warga yang mati akibat limbah dari rumah sakit. Foto : Alex Silmed

 

Muslimin warga setempat menyampaikan bahwa pihak rumah sakit membangun gedung untuk pembakaran limbah padat yang mengeluarkan bau tidak sedap dari cerobong asap incinerator.

“Asap yang dikeluarkan dari incinerator rumah sakit menimbulkan bau yang tidak sedap dan menyebabkan sesak terutama saya yang rumahnya berada di samping incinerator tersebut,” katanya kepada Silampari Mediam, Senin (5/8/2019).

Diteruskan Muslimin pada bulan Maret 2017 lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lubuklinggau mengadakan sidak dan pengecekan ke lokasi penampungan limbah dan drainase di luar rumah sakit.

“Dari hasil sidak yang dilakukan DLH, pihak rumah sakit berjanji untuk membuatkan tempat penampungan limbah, incinerator tanpa asap dan warga yang terdampak akan dilakukan ganti rugi. Akan tetapi semuanya hanya omong kosong belaka dan tidak ada tindak lanjutnya hingga saat ini,” terangnya.

Dirinya bersama warga RT 01 lainnya menginginkan Pemerintah Kota Lubuklinggau atau dalam hal ini Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe untuk bertindak cepat bersama dinas terkait, sebelum kerugian warga menjadi lebih besar atau dan lebih buruk.

“Sejak tahun 2016 kami menderita akibat limbah tersebut, terutama saat sedang hujan, maka limbahnya pasti melimpah ke drainase. Pada intinya kami bangga berada di lingkungan rumah sakit, tapi jangan warga dibuat sakit,” keluhnya.

Apalagi selama ini setiap keluhan yang kami sampaikan kepada pihak rumah sakit tidak pernah ditanggapi, jadi kepada siapa Lagi kami mengadu jika selain Walikota. Bahkan beberapa waktu lalu warga RT 01 melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh untuk membahas dampak limbah.

“Warga akan melakukan demonstrasi terhadap rumah sakit, apabila dalam waktu dekat keluhan kami tidak juga ditanggapi oleh pemerintah,” tukasnya.

PENULIS : Alexander
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Polisi Amankan Belasan Kayu tanpa Dokumen

Diduga Terlibat Pungli, Oknum Pendamping PKH Dinonaktifkan