in

Lanjutkan Kerjasama, BPJS Kesehatan dan RS AR Bunda Lubuklinggau Sepakati Beberapa Komitmen

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau, kembali menandatangani perjanjian kerjasama untuk dapat memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS, Kamis (16/1). Tahun ini sudah menjadi tahun ke-7 sejak pertama kali BPJS Kesehatan bermitra dengan RS. AR. Bunda Lubuklinggau. Dengan ditandatangainya perjanjian kerjasama ini, BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau tetap bekerjasama dengan semua rumah sakit yang ada di Kota Lubuklinggau.

Dalam perjanjian tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau dan RS AR Bunda Lubuklinggau bersama-sama menyatakan komitmen yang harus dipenuhi sesuai peraturan yang berlaku. Komitmen agar kedepannya pelayanan yang diberikan dapat semakin memberikan kepuasan bagi peserta JKN-KIS.

“Sebagai contoh rumah sakit berkomitmen tidak melakukan iur biaya tambahan kepada peserta JKN-KIS diluar ketentuan yang berlaku. Kemudian menyediakan sarana dan petugas pemberian informasi dan penanganan pengaduan peserta Jaminan Kesehatan, dan kita juga sudah mempunyai petugas BPJS Siap Membantu (BPJS SATU) baik dari pihak rumah sakit maupun dari pihak BPJS Kesehatan. Kami juga meminta peran aktifnya menyampaikan keluhan peserta ataupun memberikan informasi dan juga membantu peserta terkait dengan BPJS Kesehatan.” papar Syska Mayasari, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau.

“Kemudian untuk menjaga agar tetap tidak melakukan diskriminasi terhadap pasien umum ataupun pasien JKN-KIS, untuk teknisnya kami percayakan kepada pihak RS. Misalnya untuk mengatasi ini mungkin rumah sakit bisa mengembangkan sistem antrian online dan harapannya tahun ini semua rumah sakit mempunyai sistem antrian online.” Lanjut Syska.

Pihak BPJS Kesehatan juga meminta komitmen RS untuk melaksanakan rujukan berjenjang dan Program Rujuk Balik (PRB) sesuai ketentuan yang berlaku, memiliki dan mengirimkan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) kepada Kementrian Kesehatan serta menyediakan ruang perawatan kelas I, II dan III untuk peserta JKN-KIS tanpa kuota atau pembatasan.

“Kemudian untuk transpanrasi ketersediaan tempat tidur yang ditampilkan melalui display bisa lebih dikembangkan lagi” imbuh Syska.

Menanggapi permintaan komitmen ini manajemen RS. AR. Bunda menyampaikan melalui Wakil Direktur Keuangan, Angga Saputra, bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi internal kepada seluruh jajaran manajemen dan komite rumah sakit dan melakukan pemberian informasi terlebih dahulu.

“Langkah awal yang kami ambil dalam minggu ini, kami akan menyampaikan komitmen ini dan menyampaikan bahwa RS. AR. Bunda telah bekerjasama di tahun 2020 ini. Mungkin ini akan menjadi perhatian khusus bagi kami atau manajemen. Dan kami juga meminta bantuannya untuk memberikan informasi kepada tim kami, agar nanti bisa diteruskan ke Wadir Pelayanan.” ujar Angga.

Sementara, Eka Susilamijaya selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau sembari menutup kegiatan penandatanganan perjanjian berharap kerjasama dan koordinasinya dapat berjalan dengan baik, pelayanan yang diberikan juga lebih baik, serta tingkat keluhan dapat di tangani dengan baik.

PENULIS : Putri Rianita
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Rumah Janda Habis Terbakar

Kenaikan Pangkat ASN Musi Rawas Disetujui