Petugas Pemadan Bahaya Kebakaran (PBK) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau sedang memadamkan titik api di Lokasi Kedua, Jl. Soekarno Hatta, RT.05, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Minggu (25/08/2019) sekira Pukul 17.30 WIB. Bayu Silmed
in

Lahan Samping Rumah Dinas Walikota Lubuklinggau Terbakar

Satu Hari Tiga Titik Kebakaran di Lubuklinggau Utara I

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Kebakaran lagi-lagi terjadi di Wilayah Kota Lubuklinggau. Kali ini Kecamatan Lubuklinggau Utara I yang kembali di satroni oleh “si Jago Merah”, Minggu (25/08/2019). Tak tanggung-tanggung, tiga titik kebakaran terjadi hampir bersamaan. Dua titik di Kelurahan Petanang Ulu dan satu titik di Kelurahan Petanang Ilir.

Titik pertama kebakaran di Kompleks Sport Center Petanang tepatnya di belakang gedung beladiri. Meski api sempat besar, namun api padam dengan sendirinya. Foto : Bayu Silmed

Dari pantauan Silampari Media di lapangan, dua titik tidak dalam kategori bahaya. Titik pertama kembali terjadi di Lahan Kompleks Sport Center Petanang, tepatnya di belakang gedung beladiri yang dipenuhi oleh semak belukar. Titik pertama ini berhasil padam dengan sendirinya meskipun kebakaran sempat membuat khawatir pengguna jalan karena api terlalu dekat ke gedung beladiri.

“Tadi tu besak, kami kiro malah gedung t la milu tebakar, tapi daktaunyo cuma semaknyo be yang kebakar. Dak lamo dem tu petugas damkar datang tapi api la padam,” ujar Ujang (36), warga sekitar yang ditemui oleh Silampari Media di Kompleks Sport Center saat sedang mengajari anaknya berlatih sepeda motor.

Titik kedua yang cukup besar yakni terjadi di pinggir Jalan Soekarno-Hatta RT.05 Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I tepatnya berada di seberang Kompi Brigade Mobile (Brimob) Pelopor Petanang, atau di samping rumah Dinas Walikota Lubuklinggau. Kebakaran sempat membuat arus lalulintas mengalami kemacetan karena proses pemadamam api oleh Petugas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau.

Meski kebakaran cukup meluas di titik kedua ini, yang bahkan sempat menghanguskan karet pembungkus kabel listrik yang melintang di sepanjang jalan, proses pemadaman hanya di lakukan oleh satu unit mobil Damkar. Beruntung petugas Damkar dibantu oleh Mobil Water Canon milik Brimob sehingga api tidak meluas lebih jauh lagi.

“Kebakaran dititik ini memakan lebih kurang luas setengah hektare, didominasi oleh semak belukar yang kering dan pohon-pohon mati sehingga api cepat merambat,” ungkap Mahali, Kepala Seksi Operasional DPKPB.

Kebakaran dititik ini terjadi sekira Pukul 17.00 WIB dengan sumber kebakaran yang sampai saat belum diketahui secara pasti. Namun menurut informasi warga sekitar adanya orang gila yang biasa berkeliaran dilokasi sekitar diduga menjadi penyebab hidupnya api yang kemudian merambat membakar semak belukar. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 17.45 WIB dan terus dilakukan pendinginan hingga Pukul 18.00 WIB.

Titik ketiga api yang bersumber dari sampah di Samping Kantor Camat Lubuklinggau Utara I, nampak satu jalur kabel listrik lampu jalan yang kendur sampai menyentuh titik api. Dikhawatirkan api akan menghanguskan kabel tersebut. Foto : Bayu Silmed

Kebakaran titik ketiga berada tak jauh dari titik kedua, tepatnya di Samping Kantor Camat Lubuklinggau Utara I, yang merupakan tempat pembuangan sampah ilegal sehingga menyebabkan pemandangan yang tidak sedap di linggir jalan lintas. Waktunya pun bersamaan dengan titik kedua, meski kecil, kebakaran dititik ini dikhawatirkan akan menghanguskan kabel listrik yang berada tepat di bawah kobaran api. Namun demikian beberapa kali petugas Damkar mengambil air di Sungai Tanjung Raya, kobaran api tersebut nampak dilewati begitu saja.

“Damkar caknyo nak fokus ke lahan yang di depan Brimob dulu tu na. Padahal tu cubolah matike yang ini dulu (kebakaran titik ketiga-red), ini men keno kabal listrik bahayo, soalnyo kabal ini la ngelendot (kendur) nyampai ke tanah,” ungkap Umri (42) warga RT.06, Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I yang juga sedang menyaksikan kebakaran.

Api dititik ketiga menurut pantauan Silampari Media sudah tidak hidup lagi namun masih menyisakan asap tebal yang dikhawatirkan akan menimbulkan sumber api baru.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Kesulitan Air Bersih, Warga Terpaksa Membeli

Seolah Tiada Henti, Lubuklinggau Terus Disatroni Kebakaran