Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan Pembinaan Pemahaman Prinsip-Prinsip Perkoperasian Tahun 2019 bersama Para Narasumber, Rabu (7/8/2019). Foto : Bayu Silmed
in

Koperasi Disiapkan Ikut Mensukseskan Ayo Ngelong ke Lubuklinggau 2020

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Lubuklinggau, M Rusli membuka kegiatan Pembinaan Pemahaman Prinsip-prinsip Perkoperasian tahun 2019 di WE Hotel Lubuklinggau, Rabu (7/8/2019).

Saat membuka acara, M Rusli mengatakan menurut penjelasan UUD 1945, bahwa membangun usaha yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia adalah koperasi.

“Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang dijalankan berdasarkan asas kekeluargaan. Sedangkan inti dari koperasi adalah kerjasama untuk mensejahterakan rakayat dan membangun tatanan perekonomian nasional,” ungkap Rusli.

Koperasi adalah milik seluruh rakyat Indonesia.

“Semoga koperasi-koperasi yang ada di Kota Lubuklinggau semakin maju dan meningkat sehingga mampu mensejahterakan anggotanya,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Lubuklinggau, Emra Endi Kusuma menegaskan jika tujuan diadakan kegiatan ini tidak lain untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman betapa pentingnya koperasi.

“Karena salah satu kendala yang sering dihadapi Dinas Koperasi dan UKM Kota Lubuklinggau selama ini adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang koperasi terutama dalam memberikan laporan serta kurangnya pemahaman terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Oleh karenanya, perlu dilakukan pembinan secara terus menerus dan berkesinambungan terhadap gerakan koperasi,” jelas Emra.

Masih menurut Emra, koperasi merupakan hal yang masih dibutuhkan untuk kesejahteraan masyarakat. Dirinya juga mengatakan kegiatan pembinan prinsip-prinsip perkoperasian ini juga bertujuan untuk mengembangkan kompetensi pegawai dalam upaya mensejahterakan rakyat serta berusaha mengembangkan perekonomian nasional.

Sampai saat ini jumlah koperasi yang ada di Kota Lubuklinggau sebanyak 209 unit, dimana 109 unit diantaranya lmasih tergolong aktif.

“Saya meminta sektor koperasi harus mendapat perhatian dari para pelaku usaha UKM yang ada di Kota Lubuklinggau. Termasuk koperasi harus ambil peran dalam mensukseskan Program Ayo Ngelong Ke Lubuklinggau 2020,” pungkasnya.

Adapun peserta yang hadir dalam sosialisasi tersebut seluruh perwakilan pengurus Koperasi yang ada di Kota Lubuklinggau, dan narasumber berasal dari Provinsi Sumatera Selatan serta Pelaku Koperasi Sumsel yang telah sukses di bidangnya.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Wako : Tunjangan TKD Diusahakan Tak Hanya 10 Bulan, Tapi Satu Tahun

Jelang Lebaran, Harga Bawang Dipastikan Normal