Khoirul Alamsyah mengembalikan berkas pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Muratara di Partai Gerindra. Foto Farlin Silmed.
in

Khoirul Alamsyah Diminta Partai Daftar ke Gerindra

MURATARA, Silmed.id — Sebagai kandidat yang pernah bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada 2015 lalu, Khoirul Alamsyah kembali diminta DPD Partai Gerindra untuk mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran calon bupati dan wakil bupati periode 2020-2025.

Namun sebelumnya putra terbaik dari Kecamatan Rupit ini, telah mengembalikan formulir pendaftaran calon bupati di DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Muratara.

Menurut penjelasan Khoirul sendiri, dirinya tidak mau egois dan berambisi untuk maju sebagai calon bupati ataupun wakil bupati Muratara pada Pilkadan 2020 nanti, namun sebagai kader Gerindra dirinya mengikuti petunjuk dan perintah partai.

“Saya mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran di Gerindra ini, bukan atas kemauan pribadi melainkan sebagai kader partai, makanya saya tidak ingin terlalu dhebohkan,” kata Khoirul, Rabu (20/11/2019).

Jika kedepan benar diizinkan oleh DPD maupun DPP Gerindra untuk calon sebagai bupati maupun wakil bupati, dirinya selalu siap dan mulai menggerakkan mesin partai maupun tim keluarga yang sudah terhimpun selama ini.

“Terlepas jadi atau tidaknya saya dicalonkan, yang jelas Partai Gerindra akan mengusung  kandidat yang mempunyai loyalitas tinggi terhadap partai, karena untuk apa kita dukung kalau kalau kandidatnya tidak punya komitmen ke partai,” tegasnya.

Menurut Akmal Alham yang mendampingi Khoirul Alamsyah, bahwa Khoirul ini merupakan salah seorang putra terbaik dari Kabupaten Muratara yang rela melepaskan seragam TNI, untuk memajukan masyarakat pada Pilkada 2015 lalu walapun belum diberikan kesempatan.

Namun, Akmal menyakini di 2020 nanti pak Khoirul jauh lebih siap jika kembali diminta untuk mejadi calon bupati maupun wakil bupati, dengan pengalaman dan strategi yang pernah dijalankannya.

“Pak Khoirul ini baru mendaftar di 2 Parpol yakni PPP dan Gerindra, kalau di Gerindra dia mendaftar sebagai kader partai bukan kemauan pribadi,” ujarnya.

Akmal menjelaskan, saham terbesar di Pilkada itu bukan ditentukan banyaknya Parpol yang didaftar, melainkan kekuatan kokoh ada ditengah masyarakat melalui tokoh tokoh masyarakat.

“Politik itu bukan kekuasaan kepentingan partai, tapi tempat bersilaturahmi dalam memajukan kepentingan masyarakat khususnya di Muratara,”ungkapnya.

PENULIS : Farlin Addian
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Lagi, Kantor Bupati dan Tiga OPD Didemo

74 Penerima Bansos Dipasang Stiker