RAMAI. Kepanikan nasabah Bank Mandiri membuat sejumlah ATM dipenuhi nasabah yang hendak mengecek saldo. Foto: Bayu_Silmed
in

Kepanikan Error System Bank Mandiri Sampai ke Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Kepanikan melanda seluruh nasabah Bank Mandiri di Indonesia terkait error system yang dialami Bank Mandiri sejak pagi tadi, Sabtu (20/7/2019), tak terkecuali nasabah di Lubuklinggau.

Kepanikan nampak dilihat dari ramainya percakapan di media sosial perihal tersebut, baik dari Media Facebook, Whatsapp Broadcast, maupun twitter dari yang hanya sekedar bertanya sampai memaki.

Pantauan Silampari Media di Lapangan, meski telah ada rilis resmi dari Pimpinan Pusat Bank Mandiri di beberapa stasiun televisi nasional yang menjamin bahwa saldo setiap nasabah tidak akan berubah dan dalam keadaan aman, tidak mengurangi kepanikan para nasabah di Lubuklinggau.

Seperti misalnya di Kantor Cabang Pembantu Bank Mandiri yang beralamat di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Beberapa nasabah tampak beberapa kali bolak-balik untuk sekedar mengkroscek saldo miliknya di fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang disediakan.

Milva (31) nampak khawatir dengan apa yang terjadi, dirinya mengaku jika melihat berita di televisi dan media sosial terkait hilangnya saldo para nasabah membuat dirinya takut.

“Ini disuruh suami tarik semua uang di ATM, tapi gak taunya eror mesin ATM nya. Ini kan membuat semakin khawatir. Cuma sekedar mengkroscek aja gak bisa ini. Lewat M-Banking takut karena katanya bisa berbahaya,” ujar Milva kepada Silampari Media seraya berlalu untuk mencari ATM yang lain.

Sementara Security yang berjaga, Roby Andi (28) mengatakan errornya mesin ATM di KCP Mandiri Watervang sudah sejak Pukul 10.00 WIB.

“Kalau pagi tadi masih bisa dipakai, sekitar Pukul 10 atau 11 tadi ternyata sudah gak lagi bisa digunakan. Kalau untuk nasabah yang bolak balik sudah banyak tadi, ada yang marah, ada yang cuma sekedar bertanya, ada yang panik, macam-macam pokoknya,” ujar Roby.

Namun dirinya menjawab dengan tenang dan sesuai dengan instruksi pimpinan.

“Ya saya hanya jawab untuk bersabar, Mandiri menjamin semuanya dalam keadaan aman. Jangan panik dan tinggal tunggu mesin ATM nya berfungsi,” ujarnya.

Sementara di Kantor Cabang Bank Mandiri yang beralamat di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 juga nampak ramai antrian nasabah di ATM yang disediakan, berbeda dengan KCP Watervang, ATM KC Mandiri Taba Koji nampak berfungsi.

Lukman Hakim (44) mengaku kedatangannya ke ATM untuk mengambil semua tabungannya karena dikhawatirkan akan hilang seperti di beritakan sebelumnya.

“Wah takut mas, kita cari aman saja, ini ambil semua tabungan tapi ternyata gak bisa juga cuma bisa ambil lima juta. Harus cari ATM lagi. Lapor ke Bank, Banknya tutup,” ungkap Lukman.

Lain halnya dengan Susanto (26), kedatangannya ke ATM hanya untuk mengecek nominal saldo dirrkeningnya apakah berkurang atau masih tetap utuh.

“Alhamdulillah gak ada perubahan masih tetap utuh. Mudah-mudahan tetap aman,” ujar Susanto nampak lega.

Kendati belum ditemui laporan masyarakat Kota Lubuklinggau yang merasa berkurang jumlah saldonya namun KC Bank Mandiri Lubuklinggau masih enggan untuk memberikan keterangan.

“Gak tau mas, itu bukan hak saya, bukan hak kami menjelaskan. Nanti ada penjelasan dari Kanwil Sumsel, tunggu saja. Mohon maaf sekali lagi kami brlum bisa memberikan keterangan,” ungkap salah satu pegawai Mandiri yang standby dikantor Cabang Mandiri Kota Lubuklinggau.

Sampai saat ini belum ditemukan kabar adanya nasabah yang merasa kehilangan jumlah saldo di rekeningnya hanya saja kepanikan yang terjadi karena kekhawatiran.

Bank Mandiri pusat sendiri telah memberikan penjelasan terkait perubahan saldo rekening nasabah pada hari ini.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan telah terjadi error dalam sistem perpindahan data bank pelat merah tersebut.

“Saat ini kami informasikan dan tegaskan bahwa perubahan tersebut terjadi pada saat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan di akhir hari,” ujarnya di salah satu stasiun televisi swasta nasional.

“Namun, kali ini terjadi error pada data saldo 10 persen nasabah Bank Mandiri,” kata dia.

Sebelumnya pihaknya juga menjamin saldo rekening nasabah yang berubah akan kembali normal dalam 2-3 jam.

Nasabah diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR: Dodi Chandra

Tugumulyo FC Juara Piala Gubernur Sumsel Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Mura

Kemenag Gelar Lomba Kompetisi Sains Madrasah se-Kota Lubuklinggau