LOMBA KSM. Upacara pembukaan kegiatan KSM di lingkungan Kemenag Lubuklinggau, Sabtu, (20/7/2019. Foto: Rio_Silmed
in

Kemenag Gelar Lomba Kompetisi Sains Madrasah se-Kota Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU – Silmed.Id Kementrian Agama (Kemenag) Kota Lubuklinggau menggelar lomba Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat kota Lubuklinggau, Sabtu (20/7/2019)

Kompetisi dilaksanakan pada pukul 07.00 dilingkungan Kemenag Kota Lubuklinggau dan seluruh jajaran kemenag, Kepala Madrasah baik negeri maupun swasta serta siswa-siswi madrasah yang ikut dalam lomba KSM.

Sugihono, Kasubbag TU Kemenag Lubuklinggau dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan KSM ini bertujuan untuk menyambung silaturrahim antar jajaran di lingkungan kemenag.

“Yang kedua adalah menjunjung tinggi prestasi,” jelas Sugihono.

Ditambahkannya, kegiatan KSM ini memang sudah menjadi kegiatan rutin kemenag dan dilaksanakan setiap tiga tahun sekali di Kantor kemenag Lubuklinggau.

Adapun mata pelajaran yang diperlombakan untuk Madrasah Aliyah ialah Ekonomi Terintegrasi, Geografi Terintegrasi dan Matematika Terintegrasi. Dan untuk Madrasah Tsanawiyah adalah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Matematika. sedangkan untuk Madrasah Ibtidaiyah yakni Ilmu pengetahuan Alam (IPA) dan Matematika.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) sekaligus Ketua panitia H. Habibullah M.Ag  mengingatkan peserta tidak diperbolehkan membawa barang elektronik dan lain sebagainya.

“Semoga kegiatan hari ini berjalan dengan lancar, tidak ada kejanggalan dan kecurangan dalam kompetisi ini,” harap Habibullah.

SIAP. Sejumlah santri dan pengajar Pondok Pesantren Ittihaadul Ulum (PPIU) sipa mengikuti perlombaan KSM yang diselenggarakan oleh Kemenag Lubuklinggau. Foto: Rio_Silmed

Sementara itu, Pondok Pesantren Ittihaadul Ulum (PPIU) mengutus enam santri dari Madrasah Aliyah, tiga santri dari Madrasah Tsanawiyah dan dua santri dari Madrasah ibtidaiyah.

Murtaqo, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Ittihaadul Ulum mengatakan, pihaknya tetap optimis meraih prestasi dalam perlombaan ini. Meski fasilitas kegiatan belajar mengajar masih sangat jauh dari optimal.

“Tapi sikap optimis untuk menang sudah pasti ada, walaupun tidak seluruhnya berhasil, setidaknya santri kami sudah berani bersaing dengan sekolah lain dan sudah berjuang untuk menjadi yang terbaik,” ungkap Murtaqo kepada Silampari Media, Sabtu (20/7/2019)

Disisi lain, Erni kepala Madrasah Tsanawiyah menjelaskan, mata pelajaran dirinya sudah menyiapkan santrinya, yang pandai di bidangnya masing-masing menurut peringkat kelas.

“Insyaallah kami bisa menang dalam kompetisi ini walaupun perlengkapan tidak terlalu memadai,” ucapnya.

PENULIS : Rio Rivaldo
EDITOR: Dodi Chandra

Kepanikan Error System Bank Mandiri Sampai ke Lubuklinggau

Pemerkosa Anak Tiri Berakhir Dibalik Jeruji