in

Kelompok Tani Karya Makmur Sukses Budidayakan Madu Tawon Klanceng

MUSIRAWAS,Silmed.id -Madu tawon klanceng memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun hingga kini masih jarang warga yang membudidayakannya karena dianggap sulit dan kalah populer dengan lebah madu biasa.

Akan tetapi hal itu dapat dipatahkan oleh kelompok tani Karya Makmur asal Desa Bangun Rejo, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas ini sukses membudidayakan madu tawon klanceng yang kurang diminati oleh kelompok tani lainnya.

Kepada Silampari Media, Amirudin Ketua Kelompok tani Karya Makmur mengatakan, jika budidaya yang dirintisnya sejak tahun 2017 lalu berhasil dikembangkan. Bahkan,hasilnya dikirim langsung ke Intistut Teknologi Bandung .

“Awalnya kelompok tani kami mendapatkan bantuan bibit satu kotak madu klanceng dari Intistut Teknologi Bandung. Saat ini kelompok tani kami sudah mempunyai 250 kotak madu,” kata Amirudin, Senin (22/7/2019).

Menurut dia,Madu Tawon Klanceng lebih berkhasiat jika dibandingkan dengan madu hutan. Meski Madu Klanceng rasanya agak asam, ternyata Madu Klanceng sendiri kaya akan vitamin Thiamin (B1), Riboflavin (B2), (B3), Asam Askorbat (C), (B5), Piridoksin (B6), Niasin, Asam Pantotenat, Biotin, Asamfolat dan vitamin K.

Selain vitamin, Madu Tawon Klanceng juga kaya akan mineral seperti Natirum (Na), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Alumunium (A1), Besi (Fe), Fosfor dan Kalium (K), Pottassium, Sodium Klorin, Sulfur dan kaya akan enzin utama. Tak hanya itu madu ini jug amengandung Diatase, invertasem glukosa oksidase, fruktosa, peroksidase, lipase juga mengandung sejumlah kecil hormon, tembaga, iodium dan zinc.

“Kalau untuk harga sendiri cukup menjanjikan. Pasalnya dalam satu kilo madu klanceng dijual Rp300 ribu sampai dengan Rp400 ribu,” ungkapnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan jika keuntungan membudidayakan madu klanceng adalah dapat menjual propolis dan beepollen

“Harga Propolis sendiri berkisar Rp500 ribu sampai dengan Rp600 ribu, sedangkan untuk Beepollen sendiri kami jual Rp200 ribu per kilogram,” ungkapnya lagi.

Sejak membudidaya Tahun 2017 lalu kelompok tani yang Amirudin pimpin sudah menjual 30 kg madu, propolis 20 kg dan Beepollen sebanyak 20 kg.

PENULIS: Sutrisnak
EDITOR: Dodi Chandra

Dinilai Membahayakan Pasien, Bangunan RS ini Tak Dimanfaatkan

Hanya TP Kepungut Lunas PBB-P2