Kapolda Sumsel, Irjen.Pol. Firli Bahuri saat menari bersama personil Polisi Wanita (Polwan) Polres Lubuklinggau, dalam acara Kunker Kapolda bersama Forkominda dan Personil Polres Lubuklinggau, Minggu (22/9/2019).
in

Kapolda Tidak Tahu Tanggal Lahirnya? Berikut 7 Fakta Kunjungan Kapolda Sumsel ke Polres Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen.Pol. Firli Bahuri, Minggu (22/9/2019) menyambangi Kota Lubuklinggau guna kunjungan kerja dan silaturahmi kedinasan bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) dan Personil Polres Lubuklinggau. Ada beberapa fakta menarik dari kujungan Kapolda kali ini. Berikut fakta dan data kunjungan Kapolda Sumsel ke Kota Lubuklinggau hari ini.

1. Jadwal Perdana Kapolda bukan Polres, Melainkan Mako Brimob Petanang.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Firli Bahuri sebelum menuju Mapolres Lubuklinggau, terlebih dahulu dirinya berkunjung ke Mako Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Nampak mendampingi kapolda sumsel, terlihat Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono, Dandim 0406/MLM, Letkol Inf Aan Setiawan dan personel Polda Sumsel.

Kapolda disambut langsung, Pasi Min Batalyon B Pelopor, AKP Ojang beserta para personel brimob dan ibu Bhayangkari yang suaminya sedang bertugas di Papua.

2. Saat Pembukaan dan Penutupan Acara di Mapolres, Kapolda Menari Bersama.

Ada yang unik kali ini dengan kunjungan Kapolda. Saat pembukaan acara Kunker Kapolda, bersama Forkominda dan Personil Polres Lubuklinggau, saat membuka dan menutup acara Kapolda disuguhi tari-tarian.

Tarian saat pembukaan acara dibawakan oleh Polisi Cilik (Pocil) Polres Lubuklinggau yang membawakan tarian/senam Pocil. Kemudian saat penutupan acara, Kapolda disuguhi tarian Tari Nusantara dan Tari selendang oleh Personil Polisi Wanita (Polwan) Polres Lubuklinggau. Uniknya, Kapolda ikut menari pada dua tarian tersebut, dan nampaknya Kapolda sudah fasih menari.

3. Kapolda Sumsel Resmikan SPKT Baru Polres

Setelah melakukan tatap muka bersama Forkominda dan Personil Polres Lubuklinggau, Kapolda langsung menuju Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lubuklinggau yang baru. Kapolda bersama dengan Kapolres Lubuklinggau dan Wakil Walikota Lubuklinggau meresmikan gedung tersebut dengan menggunting pita secara simbolis.

4. Gedung SPKT Polres Lubuklinggau Dibantu Dana Hibah Pemkot Lubuklinggau

Dalam sambutannya, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono menjelaskan jika pembangunan Gedung SPKT Polres Lubuklinggau yang baru tak terlepas dari bantuan Pemkot Lubuklinggau. Bagaimana tidak, dalam pembangunan gedung tersebut Pemkot memberikan dana hibah kepada Polres Lubuklinggau sebesar Rp 300 Juta.

Selain itu pada tahun 2018, Pemkot juga memberikan dana Hibah sebesar Rp 176.800.000 untuk Rehab Gedung Perpustakaan Polres Lubuklinggau, 174.600.000 untuk Rehab Polsek Lubuklinggau Selatan, Rp 200.000.000 untuk rehab Rumah Dinas Kapolres, dan Rp 2.188.017.000 untuk rehab gedung Reskrim dan Gedung Rutan Polres Lubuklinggau. Pada Tahun 2019, selain gedung SPKT, Pemkot juga menghibahkan Rp 1.980.400.400 untuk pembangunan GOR Polres, dan Rp 125.000.000 untuk rehab gedung Bhayangkari.

5. Walikota Lubuklinggau Tidak Hadir (lagi)

Dalam kunjungan Kapolda kali ini, Walikota Lubuklinggau H.SN. Prana Putra Sohe terlihat tidak hadir dalam rangkaian acara. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Walikota Lubuklinggau, H. Sulaiman Kohar dalam sambutannya yang mengatakan jika Walikota sedang berada di luar kota sehingga tidak bisa menghadiri acara Kunker Kapolda Sumsel.

Sebelumnya, saat Kapolda Sumsel mengunjungi Lubuklinggau pada Sabtu (3/8/2019) yang lalu, saat dirinya menjenguk anggota Polres Empat lawang yang dirawat di Rs.Xiloam, serta pada Minggu (4/8/2019) saat Kapolda mennghadiri Senam Masal di Taman Olahraga Silampari (TOS), walikota juga tidak bisa mengahadiri acara. Hanya Wakil Walikota yang lagi-lagi mendampingi Kapolda.

6. Selfie Bersama Wartawan

Saat Kapolda usai Press Release di Ruang Pelayanan SIM Polres Lubuklinggau, dirinya menyempatkan melakukan swafoto bersama wartawan. Menegaskan pria kelahiran Prabumulih, 8 November 1983 ini menjadi sosok yang tidak anti terhadap jurnalis.

7. Kapolda Pandai Bersajak dan Tidak Tahu Tanggal Lahir

Sebelum menyampaikan sambutannya, Kapolda Sumsel, Irjen.Pol. Firli Bahuri disuguhkan video pendek tentang kesehariannya. Di dalam video tersebut terlihat salah satu scene Kapolda tengah bersajak. Ada dua sajak yang dibawakan dengan tema persatuan dan Kesempurnaan. Membuktikan jika perwira yang kini terpilih menjadi Ketua KPK Periode 2019-2023 adalah seorang penyair yang ahli.

Kapolda Sumsel, Irjen.Pol. Firli Bahuri, bersama Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono, dan Wakil Walikota Lubuklinggau, H.Sulaiman Kohar melakukan pemotongan pita meresmikan gedung SPKT Polres Lubuklinggau.

Selain itu, Firli juga menjelaskan jika dirinya tidak tahu kapan tanggal lahir pasti dirinya. Saat ia bertanya kepada ibunya, ibunyapun lupa dan hanya ingat jika dirinya lahir bersamaan dengan penanaman bibit karet.

“Bibit itu sudah berumur kira-kira tujuh tahun. Sementara waktu itu tahun 1990 saya mau masuk sekolah dasar, maka saya tarik saja tujuh tahun ke belakang dan saya dapati tanggal itu, November 1983,” ungkap Firli.

Nah itu tadi tujuh hal yang bisa Silampari Media Informasikan kepada pembaca semua. Semoga bisa bermanfaat dan menambah informasi kita semua. Kita juga doakan semoga Kapolda Sumsel, Irjen.Pol. Firli Bahuri mampu menjalani amanah rakyat menjadi ketua KPK dengan sebaik-baiknya.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Irjen Firli : Dahulu, Kota Lubuklinggau Terkenal dengan Nama Kota Sindang Marga Ilir

Ragu Dengan Keterpilihan Kapolda Sumsel Sebagai Ketua KPK? Firli Punya Jawabannya