TANGKAP- Tersangka Darman saat diringkus petugas Sat Reskrim Polres Musi Rawas.
in

Kalah Pemilihan BPD, Tiga Warga Bersimbah Darah

MUSIRAWAS, Silmed.id – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Taba Gindo Kecamatan Selangit pada Minggu (20/10/2019) menelan korban, dua orang mengalami luka tusuk dan satu lagi mengalami luka pukul.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, akibatnya dua korban mengalami luka tusuk yakni Jhon, Aman dan Juhan mengalami luka pukul. Sedangkan pelaku bernama Darman diringkus petugas Sat Reskrim Polres Musi Rawas.

Data yang berhasil dihimpun, pesta demokrasi yang berubah menjadi peristiwa berdarah bermula, ketika para pelaku tidak terima dengan kekalahan dalam pesta demokrasi. Para pelaku mendatangi rumah Soni yang merupakan anggota keluarganya terpilih menjadi BPD, setiba dirumah Soni, para pelaku terlibat cek cok dengan ketiga korban.

Pelaku berinisial Les mengeluarkan sebilah pisau, selanjutnya menusuk punggung korban Jhon. Korban Juhan mencoba membantu korban Jhon namun datang lagi pelaku bernama Eko sambil membawa batu, selanjutnya memukul kepala Juhan sehingga korban Juhan jatuh tersungkur.

Selanjutnya, tersangka Darman mengeluarkan satu pucuk senjata api rakitan (Senpira), dan mengancam korban beserta warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak lama berselang korban Aman menjerit kesakitan karena telah ditusuk pelaku bernama Alek dibagian perut.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu mengatakan, pihaknya berhasil meringkus tersangka Darman dikediaman istri keduanya yakni di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Rupit pada Senin (21/10/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.

“Tersangka kami tangkap di kamarnya, saat diringkus tersangka tidak melakukan perlawanan. Kami langsung mengintrogasi tersangka tentang keberadaan senpira milik tersangka yang digunakan untuk mengancam korban dan warga,” kata dia.

Pihaknya kembali mengintrogasi tersangka terkait Senpira, tersangka mengatakan bahwa senpira disimpan di rumah istri tuanya yakni di Desa Taba Gindo.

”Kami langsung ke TKP yang dikatakan tersangka, tapi tetap tidak menemukan senpira. Kami menemukan dua butir peluru yang tersimpan didalam lemari. Selanjutnya tersangka kami bawa ke Mapolsek Terawas untuk proses hukum lebih lanjut. Sedangkan pelaku lainnya sedang proses pengejaran,” pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Tunjukkan Langkah Serius, H Dodiyanto Ambil Formulir Balonbup di Partai Golkar

285 Penerima PKH Mengundurkan Diri