Kades Biaro Baru, saat digiring oleh penyidik Polres Musi Rawas untuk pelimpahan tahap dua.
in

Kades Biaro Baru Diborgol

MURATARA, Silmed.id — Diduga melakukan penggelapan uang plasma KUD Biaro Baru Bersatu sebanyak Rp 46 juta, Kepala Desa (Kades) Biaro Baru Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara, Syahrul Jahusi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. Demikian terungkap pelimpahan tahap dua, Jumat (27/9)sekitar pukul pukul 10.00 WIB.

Dikutip dari Linggau Update, Syahrul Jahusi datang dengan tangan terborgol diiringi penyidik Sat Reskrim Polres Musi Rawas. Bahkan beberapa kerabat kades ini ikut hadir termasuk pengacaranya.

Kajari Lubuklinggau Hj Zairida melalui Kasi Pidana Umum Faiq Fiqri Sofa kepada media berujar, ulah oknum kades ini dikenakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun dan Pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun.

“Jahusi resmi ditahan, pelimpahan tahap kedua di Lapas Klas II Lubuklinggau. Pelaku memanfaatkan jabatannya untuk menguasai uang tersebut,” ujarnya, dimana ditunjuk JPU Nanda Hardika, SH dan Sumarherti, SH.

Penahanan Jahusi ini, sejak adanya laporan oleh Husein 27 Oktober 2018 ke Polres Musirawas. Yakni, dana Rp46 juta hasil urunan petani plasma dibawah naungan KUD Biaro Bangkit Bersatu, dana tersebut tidak direalisasi dengan kegiatan syukuran sebagai bentuk syukur telah mendapatkan lahan plasma yang rencananya dibarengi kegiatan Isra Miraj pada 14 April 2018.

Dana talangan plasma ditarik Rp100 ribu perhektar sebanyak 463 Ha. Dipungut dana ini untuk beli kerbau syukuran Isra Miraj pada 14 April 2018 bahwa dapatnya paket plasma dari PT PPA kurang lebih 200 warga.

EDITOR : Dedi Ariyanto

Banyak Protes Pemilihan BPD

Hari Pertama Penjaringan, Alfirmansyah Karim ST,M.si Daftar Perdana