Warga Muratara, mengunakan masker saat mengendara sepeda motor, karena pekatnya kabut asap. Foto Ardi Silmed
in

Kabut Asap di Muratara Berbahaya Bagi Kesehatan

MURATARA, Silmed.id – Hasil Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), terhadap kabut asap yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dinyatakan ‘Berbahaya’ bagi kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Muratara, Marlinda Sari saat dikonfirmasi Silampari Media melalui via telpon terkait kabut asap, Senin (23/09).

Disampaikan Marlinda, hasil dari BTKL-PP Provinsi Sumsel, Indeks Pencemaran Standar Udara (IPSU) oleh Kabut asap di Kabupaten Muratara mencapai 153. Artinya diatas 100 maka dinyatakan berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

“Karena jika IPSU kabut asap dibawah angka 100, maka dinyatakan tidak berbahaya. Tapi hasilnya mencapai 153,” kata Marlinda.

Menanggapi hal tersebut, pihaknya secepatnya akan membuat surat rekomendasi kepada Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat bahwa kondisi udara di Muratara akibat kabut asap berbahaya bagi masyarakat.

“Dan kami juga akan membuat surat tembusan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, perihal kondisi udara di Muratara ini,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau pada masyarakat Muratara yang beraktivitas di Muratara menggunakan masker. Dan bagi ibu-ibu hamil dan anak-anak jangan terlalu banyak beraktivitas diluar rumah, karena dikhawatirkan berbahaga bagi kesehatan.

“Kondisi udara yang berbahaya bagi masyarakat, ibu hamil dan anak jangan terlalu banyak beraktivitas diluar rumah karena membahayakan bagi kesehatan,” jelas ia.

Bahkan Marlinda juga menyarankan, bagi masyarakat Muratara untuk memperbanyak minum air putih dan menggunakan masker. “Warga hendaknya memperbanyak minum air dan memakai masker,” imbuhnya.

PENULIS : Ardi Gumaila
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Ribuan Hektar Lahan di Lubuk Pauh Terbakar

Pemkab Mura Kembali Gelar Salat Istisqa