in

Jumlah Penerima Bantuan KPM dan PKH yang Mundur Bertambah

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyatakan mundur di Kota Lubuklinggau, bertambah. Hal ini seiring dilakukannya pemasangan stiker untuk penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Lubuklinggau.

Koordinator Pendamping PKH Kota Lubuklinggau kepada Silampari Media, pada Rabu (11/03/2020), Yudha mengungkapkan ada 10 KPM PKH yang kembali menyatakan mundur sebagai KPM PKH. Sehingga totalnya sejak 2019 lalu, sudah 88 KPM yang Graduasi mandiri atau mengundurkan diri.

Bahkan Yudha mengakui, masih ada KPM PKH lainnya yang akan menyusul mengajukan pengunduran diri dalam waktu dekat.

“Saat ini datanya masih kita rekap. Yang jelas untuk hari ini saja, ada 10 KPM yang mundur,” ungkap Yudha.

Terkait pemasangan stiker, Yudha mengaku memang sejak 2019 setiap ada pertemuan dengan KPM selalu disampaikan. Tujuannya agar mereka tahu, kalau sebagai penerima bantuan sosial rumah mereka akan dipasangi stiker.

“Dan selalu Kita ingatkan, yang tidak mau ditempel stiker, silakan mengundurkan diri,” tegas Yudha.

Yudha melanjutkan total penerima bantuan sosial yang akan dipasang stiker rumahnya lebih kurang sebanyak 12.000. Sementara untuk KPM PKH, sebanyak 7.100 rumah yang akan dipasang dan sisanya untuk penerima program bantuan sembako.

Saat ini KPM PKH yang Graduasi alamiah atau komponen habis sebanyak 121 KPM. Sedangkan total Jumlah KPM Tahap 1 tahun 2020 untuk Kota Lubuklinggau, sebanyak 7.120 KPM.

Yudha tetap berharap, rencana pemasangan stiker di rumah KPM PKH nanti membuat mereka yang sudah tidak layak menerima merasa malu dan mau mengundurkan diri untuk menerima bantuan ini.

Karena saat ini, masih minim KPM yang mau dengan suka rela mengundurkan diri ketika sudah tidak layak atau tidak memenuhi persyaratan untuk menerima PKH,” harapnya.

Secara simbolis, Kepala Dinsos Lubuklinggau, HA Ritonga menyampaikan, stiker sudah dipasang kepada penerima bantuan program sembako.

Pemasangan stiker secara simbolis kata Ritonga, dilakukan saat pihaknya melaksanakan Monitoring Evaluasi (Monev) Penyaluran Program Sembako, disertai Sosialisasi dan Penempelan Stiker Penerima Bansos di Kota Lubuklinggau secara Simbolis, di E-Warung Bantuan Kemensos RI Tahun 2018. Ada 13 stiker pada saat itu yang mereka tempel.

Rencananya lanjut Ritonga, stiker yang akan dipasang sebanyak 9.800. Stiker ini akan dipasang untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima program bantuan sembako.

“Rencananya, untuk KPM PKH sebanyak 7.000 dan sisanya penerima program bantuan sembako. Jadi total stiker yang akan dipasang lebih kurang 9.800,” ungkap Ritonga.

Sementara untuk pemasangan stiker secara keseluruhan, Ritonga mengaku akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Camat dan Lurah.

“Sosialisasi sudah terus kita lakukan. Dalam waktu dekat kita koordinasikan dulu dengan Camat dan Lurah, terkait rencana penempelan stiker ini, setelah itu baru kita lakukan penempelan,” pungkasnya

PENULIS : Putri Rianita
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Lian Butik Sekata Kedatangan Koleksi Terbaru

Simpan Sabu-sabu, Aan Ditangkap Polisi