Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono bersama tersangka Eva Yusnita yang merupakan pedagang Kikil mengandung formalin, Senin (9/12/2019). Foto : Aulia Silmed
in

Jual Kikil Berformalin Eva Yusnita Dibekuk Polisi

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Eva Yusnita (43) warga Jalan Kemuning RT 06 Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II dibekuk Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau karena diduga kuat menjual Kikil yang mengandung formalin.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono didampingi Wakapolres, Kompol Raphael dan Kasat Reskrim, AKP Alex Andriyan saat Press Conference di Mapolres Lubuklinggau, Senin (9/12/2019).

“Tersangka dalam kesehariannya berdagang Kikil di pasar Bukit Sulap. Kikil tersebut ia jual seharga Rp 35.000 perkilonya,” kata AKBP Dwi Hartono.

Diterangkan Kapolres pada saat dilakukan penangkapan di rumahnya, yang bermula didapatkannya informasi mengenai Kikil yang dijual tersangka mengandung cairan formalin. Menindaklanjuti informasi tersebut kemudian anggota menuju rumah tersangka.

Foto barang bukti Kikil yang diamankan dari rumah tersangka Eva Yusnita. Foto : Aulia Silmed

Dari rumah tersangka, anggota berhasil mengamankan Kikil sebanyak 50 kilogram siap jual, 1 buah timbangan warga hijau merk Thang Long, 1 botol Aqua yang berisi cairan formalin dan 1 toples merah berisi kantong plastik yang didalamnya terdapat Boraks.

“Kemudian Kikil tersebut diuji oleh Badan POM (Pengawasan Obat dan Makanan) dan hasilnya positif mengandung formalin yang diperkuat dengan barang bukti lain berupa formalin dan boraks,” terang Kapolres.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Lubuklinggau guna kepentingan penyidikan.

“Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 136 huruf b Jo pasal 75 ayat (1) UU RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan atau 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (3) UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen, dengan ancaman kurungan penjara paling lama 5 tahun,” pungkasnya.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, Harga Bahan Pokok Naik

Debit Sungai Musi Naik, Musi Rawas Waspada Banjir