in

Jembatan Rusak, Jadi Sorotan DPRD

MURATARA, Silmed.id — Sejumlah masyarakat di Desa Muara Kuis, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Mengeluhkan hasil pembangunan jembatan sehingga hadi sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muratara.

Anggota DPRD Muratara, Daerah Pilih (Dapil) III, Muhammad Ali membenarkan kondisi jembatan di Desa Muara Kuis yang sering disebut, Jembatan Batik Sungai Temang telah rusak padahal baru selesai.

“Tentunya kita menyayangkan adanya kerusakan atau retak pada jembatan Sungai Temang tersebut, padahal baru selesai,” katanya.

Menurutnya, melihat kondisi jembatan yang baru selesai dikerjakan bahkan masih dalam hitungan bulan, jelas sekali pengerjaan jembatan tersebut tidak maksimal diduga asal-asalan.

“Untuk itulah, kami sarankan kepada pihak kontraktor untuk pengerjaan yang sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB) yang ada, sehingga jembatan yang selesai dibangun sesuai harapan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan supaya pihak pelaksana pembangunan segera memperbaiki Jembatan Batik Sungai Temang, Desa Muara Kuis itu.

Untuk Kepala Dinas PU-TR Kabupaten Muratara, dihimbau agar serius dalam melakukan pengawasan, jangan sampai hal ini terjadi juga pada pembangunan jembatan lainnya, maupun pembangunan-pembangunan lainnya.

“Kita minta Dinas PU tegas, panggil pihak pelaksana proyek, jangan hanya diam. Lihat sendiri bagaimana kondisi jembatan di Ulu Rawas, Jangan asal tanda tangan 100 persen,” tegasnya.

Menurutnya lagi, selama ini pembangunan pembangunan di Kecamatan Ulu Rawas menjadi ladang korupsi para kontraktor, yang hanya mengambil keuntungan tanpa memikirkan manfaat bagi masyarakat.

Sementara, Kades Muara Kuis, Kecamatan Ulu Rawas, Jon Kelana membenarkan jembatan Sungai Temang yang dibangun senilai kurang lebih Rp.2,4 miliar sudah retak, padahal baru selesai.

Melihat kondisi tersebut, tentu masyarakat kecewa, karena jembatan baru tapi sudah retak.

Dijelaskannya, untuk pembangunan jembatan di Desa Muara Kuis yakni sebanyak empat jembatan, namun jembatan lainnya masih proses pengerjaan.

“Kami meminta pihak pemborong untuk segera memperbaiki jembatan tersebut,” harapnya.

PENULIS : Farlin Addian
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Terbukti Pungli, Pegawai Disdukcapil Langsung Dipecat

Tahun Depan Penegakkan Perda, Merokok Didenda Rp 50 Juta