KESETRUM. Inilah lokasi tempat dimana warga Kelurahan Belalau 1 kesetrum listrik saat hendak memasang tenda disalah satu rumah warga RT 02 Kelurahan Sumber Agung. Foto Aulia_Silmed
in

Jelang Magrib, PLN Byarpet, Ternyata Ada Orang Tersengat Listrik

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Sekira Pukul 18.00 WIB, warga RT.02, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I dikagetkan dengan padamnya aliran listrik sebanyak dua kali berturut-turut dengan jeda yang tak terlalu lama.

Namun mereka lebih terkejut lagi saat mendengar kabar, adanya  seorang pria yang diketahui bernama Hardi alias Borik (38) warga Kelurahan Belalau I, Kecamatan Lubuklinggau Utara I tersengat listrik saat hendak memasang tenda  di salah seorang warga di wilayah itu.

Dodi, salah seorang Petugas Lapangan PLN membenarkan adanya peristiwa itu. Ia yang ditemui di lokasi menduga korban terlalu dekat dengan jalur kabel listrik sehingga menyebabkan seng yang hendak dipasang korban menyentuh kabel dan menyebabkan korban tersengat aliran listrik.

“Pemasangan tenda sepertinya terlalu tinggi hingga mencapai kabel listrik yang membentang. Sehingga tidak ada jarak yang aman untuk korban,” terang Dodi, kepada Silampari Media, Senin (19/8/2019).

Ia juga menjelaskan bahwa sudah ada beberapa himbauan PLN untuk tidak coba-coba memasang tenda atau keperluan lainnya, terlalu dekat dengan kabel listrik karena efeknya sangat fatal.

“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar hati-hati. Kalau posisi tenda terlalu dekat dengan kabel listrik seperiti itu harus meminta izin terlebih dahulu dengan PLN. Karena kita ada SOP (Standard Operating Procedure; Standar Operasional Prosedur)  terkait jarak minimal ke kabel utama,” tambah Dodi.

Menurut saksi mata, EL (45) kejadian diduga saat korban hendak memasang seng tenda hajatan, ada seseorang yang memperingatkan korban untuk tidak membawa ponsel ke atas namun korban bergeming.

“Mungkin gara-gara itu dio tesetrum. Pas tesetrum tuh cak ado petir-petir itu lampu langsung mati. Kami langsung jingok sumber kejadian dan korban la lemas di pocok,” ujarnya.

Melihat itu, lanjut EL, warga langsung bahu membahu mengevakuasi korban, saat ini korban dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Sobirin guna mendapatkan pertolongan pertama.

“Mudah-mudahan masih biso selamat soalnyo masih sempat megang tanggo korban tadi,” sambung EL.

Pantauan wartawan di lapangan korban langsung dievakuasi secepatnya oleh tuan rumah guna mendapatkan pertolongan pertama. Kejadian tersebut sempat menjadi perhatian warga sekitar.

PENULIS: Aulia Azan Siddiq
EDITOR: Dodi Chandra 

 

Umbar Iman: Banyak Hal Positif yang Dapat Dipetik

Wakil Bupati Sambut Kepulangan 190 Jemaah Haji Mura