in ,

Janjikan Uang Rp 50.000, Kuli Bangunan Berhasil Cabuli Siswi SMP

Ternyata Korban Hanya Diberi Uang Seribu Rupiah

MUSIRAWAS, Silmed.id – FS (37) warga RT 09 Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) kini harus berurusan dengan aparat Kepolisian karena diduga telah mencabuli siswi SMP kelas VII sebut saja Melati (13).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 12.00 WIB bermula saat FS bertemu dengan Melati warga Kecamatan Muara Beliti, kemudian FS mendekati korban melakukan bujuk rayu dengan cara akan memberikan uang sebesar Rp 50.000.

FS lalu mengajak dan menarik tangan Melati ke Kebun Kopi milik Sargito di RT 09 Kelurahan Pasar Muara Beliti. Tersangka lantas mencium korban dan meraba (maaf,red) dada korban  serta menekan kemaluan korban dengan jari. Setelah puas FS langsung pergi meninggalkan korban setelah sebelumnya memberikan uang Rp 1.000 kepada korban.

Atas kejadian tersebut, Melati merasakan sakit pada kemaluannya dan kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya ini kepada ibunya N (inisial,red). Bagaikan disambar petir N mendengar cerita yang disampaikan oleh Melati dan tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh oleh FS.

N lantas pergi ke Polsek Muara Beliti melaporkan apa yang telah dialami putrinya tersebut, pada hari Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Beliti, AKP Al Busro membenarkan laporan tentang perkara pencabulan di wilayah hukum Polsek Muara Beliti.

“Setelah menerima laporan kita langsung menerjunkan anggota Unit Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim, IPDA Marliansyah melakukan penyelidikan. Setelah berkoordinasi dengan Ishak Ketua RT 09, kemudian langsung dilakukan penangkapan terhadap FS di rumahnya,” kata AKP Al Busro, Minggu (7/7/2019).

Dilanjutkannya, orang tua korban sewaktu memberikan keterangan di PSKT Polsek Muara Beliti meminta agar pelaku dihukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami sesegera mungkin melakukan penangkapan terhadap FS, sebab dikhawatirkan nantinya ada korban lain,” sambungnya.

Saat ini pihak penyidik Polsek Muara Beliti telah memeriksa korban lebih mendalam berikut tersangka FS. FS juga telah mengakui perbuatannya.

“Saat ini FS sudah kita jebloskan ke dalam sel di Mapolsek Muara Beliti. Tersangka akan kita jerat dengan Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” tutup Al Busro.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Resedivis Curanmor Dilumpuhkan Aparat Dengan Timah Panas

Bulog Borong 1.000 Ton Beras Petani Sumber Harta