SIDANG - IM saat didampingi keluarganya dalam persidangan. Foto : Jofan Silmed
in

Jaksa Tuntut IM “Pelaku Pembunuhan” Erwin Satu Tahun Penjara. Begini Nasib Pelaku Lainnya

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – 3 terdakwa pembunuhan Erwin Kusuma Jaya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pasal 365 ayat (4) pencurian dengan kekerasan dalam persidangan, Selasa (15/10).

Informasi yang didapat, jika IM dituntut JPU dengan Pasal 365 ayat (4) serta perawatan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) balai Alyatama di Kota Jambi selama satu tahun.

Untuk terdakwa HD, dituntut Pasal 365 ayat (4) kurungan penjara selama 3 tahun. Adapun IL dituntut penjara selama 7 tahun.

Kuasa hukum terdakwa, Edwar Antoni didampingi Ayub Zakaria menyampaikan, bahwa atas tuntutan JPU seharusnya majelis hakim harus mempertimbangkan kembali. Hal ini dikarenakan beberapa saksi dan bukti saat persidangan tidak kuat.

“Ini kami lihat dari saksi bahwa tidak ada satu pun yang melihat kejadian tersebut secara langsung. Apalagi terdakwa saat ini termasuk anak-anak, mereka butuh bimbingan. Atas dasar itu serta asas kemanusiaan. Kami berharap majelis hakim untuk mempertimbangkan kembali tuntutan JPU,” harap Edwar.

Ditambahkan juga oleh Ayub, bahwa terdakwa selama dipersidangan termasuk kooperatif. Mereka mengakui perbuatannya dan termasuk anak dibawah umur.

“Terdakwa IM berperilaku sopan dan saat sidang mengakui kesalahannya. Apalagi dia masih dibawah umur. Untuk HD juga sudah berdamai dengan pihak korban” katanya.

Sementara untuk HD, dirinya menjelaskan walaupun nantinya akan menjalani proses hukum akan tetapi mendapatkan rekomendasi untuk bisa melanjutkan sekolah.

“Untuk HD masih bisa sekolah, kita mendapatkan surat rekomendasi dari pihak sekolah. Karena statusnya masih pelajar kita berharap masa depan anak-anak bisa terjaga,” ungkapnya.

Sedangkan untuk IL yang dituntut 7 tahun pihaknya menjelaskan karena dianggap otak utama.

“IL inikan dianggap otak utama kejadian ini. Tapi nanti akan kami lakukan pembelaan saat peldoi nanti,” terangnya.

Dilain tempat, JPU, M. Hasbi membenarkan tuntutan tersebut, pihaknya menjelaskan ada beberapa hal yang dianggap meringankan terdakwa.

“Tentu kami juga melihat terdakwa masih dibawah umur, ada juga yang masih sekolah,” jelasnya singkat setelah persidangan.

Untuk kelanjutan prosesnya seperti apa, ia menunggu dipersidangan nanti dengan agenda pembacaan pledoi tertulis dari terdakwa yang diwakilkan kuasa hukum.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Wali Kota Lubuklinggau Ingin Bangun Pabrik Wood Pellet, Pertama di Asia Tenggara

Setubuhi Anak Kandung, Pria Ini di Vonis 13 Tahun Penjara