POTONG - Acara potong pita sebelum ajang Walikota Cup Matic Cup Race Series 2 di sirkuit Petanang Sport Centre (PSC), Minggu (20/10/2019) dimulai.
in

IRC Berikan Supprot Untuk Cetak Racer Profesional

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Dengan 15 kelas yang digelar, sebanyak 200 pembalap menunjukkan kemampuannya menjadi juara sejati di ajang Walikota Cup Matic Race Series 2 di sirkuit Petanang Sport Centre (PSC), Minggu (20/10/2019)

Ketua Pelaksana acara, Hendri saat ditemui mengatakan jika dalam ajang ini bukan hanya pembalap dari lokal saja yang mengikuti, tetapi juga dari pulau jawa.

“Ada beberapa daerah yang hadir disini, seperti Palembang, Jambi, Musi Banyuasin, Curup, Bengkulu dan juga ada dari Tangerang,” katanya disela-sela acara, kepada Silampari Media.

Untuk itu, dalam ajang ini dirinya berharap bisa muncul bibit-bibit pembalap lokal khususnya Sumatera Selatan.

“Dari Lubuklinggau sudah ada 3 pembalap yang mewakili Sumsel, kami harap muncul juga pembalap yang berkualitas di sini,” bebernya.

Sementara itu, Senior Brand Excutive & product development PT Gajah Tunggal, Dodiyanto menerangkan jika pihaknya selalu siap mendukung kegiatan otomotif di Indonesia.

“Sebenarnya bukan hanya ajang ini saja IRC berpartisipasi, sudah banyak event yang kami dukung. Secara industri juga IRC merupakan terbesar di Asia Tenggara. Artinya, melalui event seperti ini kami ingin mempromosikan hal tersebut kepada para pembalap, supaya mereka terus berlatih yang keras. Kami akan hadir memberikan dukungan dan motivasi dalam kegiatan otomotif di seluruh Indonesia,” terang pria asli kelahiran Desa Pelawe Kabupaten Musi Rawas ini.

Sedangkan saat ditanya mengenai bakat pembalap lokal, pihaknya menjawab sudah sangat baik.

“Kami rasa untuk racer di Sumsel ini patut diajungkan jempol ya jika berlatih sunguh-sungguh. Pasalnya kami lihat sudah ada beberap pembalap, seperti giovani yang usianya masih kecil tapi sudah berajang kelas Nasional,” lanjutnya.

Ajang seperti ini juga menurutnya lebih baik dibandingkan dengan balap liar dijalanan. Karena dapat menimbulkan hal yang negatif.

“Ini sebagai wadah anak muda tentunya. Mereka lebih mengikuti kegiatan positif seperti ini dibandingkan balap dijalanan,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya berpesan kepada racer muda supaya tidak mudah putus asa dalam berlatih.

“Kami yakin pembalap muda ini jika diasa dengan baik, pasti akan menjadi pembalap yang profesional,” tutupnya.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Hotel Terbaik Pilihan Keluarga

Warga Desa Pelawe Ingin Bupati Baru, H Dodiyanto Disebut-sebut