Pres rilis Polres Lubuklinggau, Rabu (28/8/2019)/ Foto : Bayu Silmed
in ,

Ipung Membully, Siska Sakit Hati

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Apriyanto alias Wahab alias Siska (32) tersangka pembunuhan Muhammad Ipung Effendi alias Ipung Salon (65) mengaku menyesal atas perbuatannya.

“Saya menyesal, itu perbuatan yang tidak benar, saya mrminta maaf kepada warga Kota Lubuklinggau,” ujar Siska saat Konferensi Pers terkait rilis kasus pembunuhan Ipung Salon, Jum’at (23/08/2019).

Dari pengakuan Siska terungkap jika pelaku melakukan pembunuhan karena dibully oleh Ipung Salon saat berada di Pasar Inpres, Kamis (22/08/2019) sekira Pukul 12.03 WIB. Ia dibully oleh Ipung Salon dengan ucapan-ucapan yang kasar.

“Aku dikato-katoi samo Ipung (maaf_red) anj*ng, b*bi, ber*k, samo dio. Aku diem bae. Tapi aku dendam. Malamnyo aku bunuh. Sering dio itu cak itu tapi malam itu aku la tekad nak bunuhnyo” ungkap Siska saat ditanyai oleh wartawan.

Setelah itu Siska mengajak dua temannya yang hingga sampai saat masih berstatus DPO, untuk melakukan pembunuhan. Jumat (23/08/2019) Dinihari sekira Pukul 24.30 WIB Siska tiba di Kediaman Ipung dan mulai melancarkan dendamnya hingga nyawa Ipung tak terselamatkan.

Setelah melakukan pembunuhan itu, Siska kembali melanjutkan rutinitasnya bahkan masih sempat beberapa kali menghadiri organ tunggal di pesta pernikahan dan akhirnya tertangkap saat berada di panggung Organ Tunggal acara peringatan HUT Ke-74 RI di Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, tanpa perlawanan.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Bukan Dengan Kapolres, Siska Justru “Takluk” Dengan Perwira Ini

September Hasil Tes Kejiwaan BPD Diumumkan