Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono saat menyampaikan rilis di Polres Lubuklinggau, Selasa (30/7/2019). Foto : Rio Silmed
in

Hasil Ops Antik Musi 2019, Polres Lubuklinggau Amankan 11 Tersangka

Satu Anggota Polisi Dikasuskan

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono merelease pengungkapan kasus narkotika, Selasa (30/7/2019) di halaman Mapolres Lubuklinggau.
.
Kegiatan tersebut dihadiri para pejabat teras Polres Lubuklinggau dan personil resnarkoba dengan menghadirkan 11 orang pelaku yang berhasil tertangkap dari operasi penggrebekan dan penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Khusus dan Opsnal Satuan reserse narkoba Polres Lubuklinggau.

Seluruh pelaku tidak hanya merupakan warga Lubuklinggau, namun ada juga warga luar Provinsi Sumatera Selatan.

Pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika ini adalah bagian dari Operasi Antik Musi 2019 yang terdiri tujuh kasus dengan 11 orang pelaku.

“Penangkapan ini dilaksanakan dalam rentang waktu dari tanggal 16 s/d 29 Juli 2019. Dimana sebenarnya target dari Polda Sumsel hanya dua kasus. Dan selama Ops ini kita berhasil mengamankan 11 orang dengan barang bukti berupa 392,14 gram sabu dan satu butir ekstasi senilai Rp1 miliar.

“Terus terang saya belum puas dengan barang bukti yang ini, nah kalau sudah kedapatan 1 kg satu orang itu saya baru puas,” ungkap Kapolres.

Dari Ops Antik Kapolres menegaskan jika pihaknya menerjun tiga tim yang terdiri dari penyelidikan dan penindakan. yang menjadi targetnya bukanlah pemakai, karena pemakai merupakan korban, dan yang diprioritaskan adalah kurir, pengedar dan Bandar narkoba.

Dalam operasi antik kita sudah mengirim 3 satgas, 1 deteksi yang 2 tindak. dan yang jadi target prioritas kitaialah pengedar bukan pemakai.

“Kita akan kejar terus pengedar pengedar yang ada di Lubuklinggau ini sampai bersih atau kalau tidak bisa bersih setidaknya bisa maksimal. Harapan saya dari para pengedar yang sudah menikmati hasil dari penjualannya, kita TPPU kan biar mereka jera dan bisa memberi gambaran pada yang lain bahwa inilah akibat jual narkoba,” tegasnya.

Kapolres bertekad dalam pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan di luar, tapi harus dimulai dari internal anggota kepolisian selaku penegak hukum.

“Dari Ops ini satu anggota yang kita kasuskan yaitu Bripka T, karena sudah terbukti mengkonsumsi narkoba. Dimana saat ini dalam proses perlengkapan berkas dan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan guna proses persidangan,” sambungnya.

Selain itu, jika dihitung dari Januari sampai Juli 2019, Polres Lubuklinggau berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 59 perkara dengan 82 orang tersangka yang diamankan.

“Sebagian sudah disidangkan dan enam diantaranya adalah perempuan, dengan total BB narkoba 481,9 gram sabu dan 22 butir ekstasi,” tambahnya.

Untuk itu, para tersangka terancam pidana dalam pasal 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman sampai seumur hidup.

PENULIS : Rio Rivaldo
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Kapolres Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan

Kepolisian Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba di Muara Lakitan