JUAL- Harga cabai yang dijual Irma (39) di Pasar Satelit mengalami penurunan harga, Senin (23/9). Foto Jofan Silmed.
in

Harga Cabai Turun Hingga Rp 35.000

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Warga Kota Lubuklinggau akhirnya sedikit semringah, dikarenakan harga cabai yang awalnya melonjak tinggi kini berangsur menurun.

Berdasarkan penuturan seorang pedagang di Pasar Satelit, Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II kepada Silampari Media, Senin (23/9) pukul 11.00 WIB. Irma Suryani (39) menjelaskan, harga cabai yang awalnya bisa dijual Rp 80.000 kini sudah menurun menjadi Rp 35.000.

“Kalau berapo hari kemarin, iyo nian tinggi awalnyo Rp 80.000. Sekarang sudah biso kami jual Rp 35.000,” jelas pedagang yang sudah 7 tahun berjualan di Pasar Satelit ini.

Tapi walaupun seperti itu, ia masih bersyukur walaupun sedikit stok cabai masih didapatkannya untuk di jual.

“Musim kemarau cak ini, jadilah stok masih biso didapat. Dari hargo jual nak naik atau turun masih untung segitulah yang penting untuk makan masih biso,” ungkap dia.

Seorang pembeli, Nia (26) pun membenarkan hal tersebut, ia mengaku senang harga cabai yang sudah berangsur turun.

“Iya kemarin cabai mahal sekali. Tetapi sekarang sudah turun Rp 35.000. Saya sangat senang, karena cabai walaupun bukan kebutuhan pokok tetapi rasanya tidak enak kalau makan tidak pakai cabai,” tutur Nia.

Ia juga berharap, tidak hanya cabai tetapi bahan makanan lain pun tidak lagi terjadi kenaikan harga yang begitu tinggi.

‘Kalau sekarang paling sayuran seperti kubis, buncis dll. Hari ini saya tanya mulai naik. Mudah-mudahan tidak seperti itu lagi, karena beli-beli juga kan pakai uang,” harap dia.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR  : Dedi Ariyanto

Sumur Kering, Warga Mencuci di Sungai

Dampak Kemarau, Warga Keluhkan Krisis Air Bersih