in

Harga Bahan Pokok Rata-rata Naik Lagi di Muratara

MURATARA, Silmed.id – Harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) rata-rata mengalami kenaikan sejak sepekan terakhir.

Pantauan Silampari Media, Kamis (4/7/2019), sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga tersebut seperti cabai merah, bawang putih, ayam potong dan telur ayam.

Harga cabai merah naik dari biasanya Rp25.000/Kg menjadi Rp70.000/Kg, bawang putih harga normalnya Rp25.000/Kg sekarang masih di harga Rp40.000/Kg, telur ayam naik dari biasanya Rp38.000/Karpet menjadi Rp44.000/Karpet, serta ayam potong juga naik dari biasanya Rp27.000/Kg menjadi Rp30.000/Kg.

“Bahan-bahan ini mulai naik sejak sepekan terakhir, kemudian sempat turun, harganya stabil, sekarang naik lagi,” kata Maryati (41), salah seorang pedagang bahan pokok di kawasan pasar Lawang Agung.

Menurut pedagang bahan pokok lainnya, Suhaimi (32) di kawasan pasar Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir menyebutkan khusus harga bawang putih sejak mengalami kenaikan hingga Rp100.000/Kg kini sudah turun namun masih di atas harga normal yakni Rp40.000/Kg.

“Bawang putih itu harga normalnya Rp20.000 – Rp25.000/Kg, bulan lalu memang sempat naik tinggi sampai Rp100.000, terus turun jadi Rp50.000/Kg, dan sekarang masih Rp40.000/Kg,” katanya.

Sementara itu, Syamsu Anwar, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara melalui Safawi, Kabid Perdagangan mengatakan, pihaknya juga telah mengetahui informasi kenaikan harga bahan pokok tersebut.

“Iya, kami sudah mendengar kabar kenaikan tersebut, namun saat ini kami belum bisa berbuat apa-apa karena kenaikan ini terjadi secara nasional, bukan hanya di kabupaten kita saja,” ujarnya.

Kenaikan harga bahan pokok tersebut kata dia kemungkinan akan terjadi hingga menjelang Hari Raya Idul Adha 2019. Hal itu dikarenakan kondisi cuaca sudah memasuki musim kemarau.

“Sekarang lagi musim kemarau, jadi seperti cabai terjadi kekurangan produksi, makanya harganya menjadi naik. Kemungkinan harga akan stabil setelah Idul Adha saat memasuki musim penghujan,” tambahnya.

Dia berharap masyarakat tidak terlalu panik karena fenomena seperti ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya. Pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan serta menjalin komunikasi dengan berbagai stakeholder dan pedagang.

PENULIS : Rahmat Aizullah
EDITOR : Dodi Chandra

 

Kepala BRI Rupit: Sampaikan Keluhan Lewat Kotak Saran

Pendamping PKH Dilarang Memaksa PKM Serahkan Kartu ATM