in

Grand Opening STIEBI Prana Putra, Rekrut 71 Mahasiswa

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis (STIEBI) Prana Putra resmi di launcing pada Sabtu (28/9/2019) pukul 09.00 bertempat di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Batu Urib Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, serta tanda dibukanya perkuliahan.

Ketua STIEBI Prana Putra, H.A Baidjuri Asir mengatakan STIEBI Prana Putra ini sudah hadir sejak (25/3/2019) dan untuk kampus yang baru sudah dilaksanakan peletakan batu pertama pada 25 Juli lalu bertempat di Jalan Sriwijaya Lingkar Utara Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara di lahan seluas 2.5 Hektar.

“Dalam menjadikan STIEBI Prana Putra ini berkualitas kami sudah mengajukan MoU pada Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Lubuklinggau adalah tindak lanjut untuk mendiskusikan tata cara penyusuran kurikulum yang baik,” ungkapnya.

Tambah Baidjuri, ada tiga program L2dikti (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang aktif diikuti STIEBI Prana Putra, yang pertama pembinaan berkelanjutan aktif diskusi dan program studi di lingkungan pendidikan studi. Kedua Workshop peningkatan kopetensi program studi perguruan tinggi di lingkungan layanan pendidikan dan ketiga Evaluasi pelaporan rangkaian data pendidikan tinggi.

“Perlu diketahui untuk para mahasiswa-mahasiswi baru STIEBI Prana Putra bahwa untuk tempat OPDIK nantinya kita ada dua tempat yang pertama Kampus dan yang kedua itu dikawasan wisata air terjun temam,” katanya.

Disisi lain Ketua L2Dt Slamat Widodo dalam hal ini diwakilkan oleh bapak Win Hunaini menyampaikan permohonan maaf dari bapak Slamat Widodo karena tidak bisa hadir serta ucapan selamat kepada STIEBI Prana Putra atas terlaksananya Opdik STIEBI Prana Putra.

Untuk memulai perkuliahan tentunya yang pertama dilaksanakan ialah pengenalan kampus serta cara belajar, berfikir kritis dinamis dan berani tampil di era 4.0 bukan hanya mendapati perkuliahan tetapi juga ilmu devisa.

“Keseriusan terbukti pada saat devisit, pada saat itu ada Riza dia menyampaikan ketika ditanya oleh tim reviwer berapa jumlah mahasiswa-mahasiswi yang akan diterima di STIEBI Prana Putra ini, dia hanya menjawab 20 orang. Tetapi buktinya sekarang satu prodi mencapai 71 orang,” paparnya.

Tambanya, STIEBI ini milik masyarakat dan didukung oleh pemerintah, selain itu dia juga mendukung untuk menambah lagi prodi dan insyaallah kampus ini akan jadi kampus terpadu dan islami. Walaupun masih akreditasi minimal itu untuk mejadi syarat mengurangi total.

“Mari bekerjasama untuk meningkatkan mutu pendidikan, jangan sekali-kali berhubungan dengan kelas jauh, karena nanti akan bermasalah. Jangankan kurang SKS lebihpun juga tidak akan masuk,” ujarnya.

Terakhir Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe mengatakan STIEBI Prana Putra ini adalah satu-satunya kampus perguruan tinggi yang lahir dari rahim Kota Lubuklinggau dan hadirnya STIEBI ini bukan untuk menyaingi perguruan lain tetapi menjadi daya saing.

“Kalau menurut Rasio hanya 239 ribu penduduk Lubuklinggau, nah sekarang cakmano caronyo kondisi di Lubuklinggau wong banyak hadir di Lubuklinggau. Makin banyak makin berputar ekonomi di Lubuklinggau,” akunya.

Lanjut Walikota Lubulinggau, saya berterima kasih kepada kepala Sekolah sekalian karena mereka ini selaku distributor STIEBI Prana Putra ini nantinya.

“Nanti untuk STIEBI ini tidak hanya satu prodi tetapi kita tambah lagi yang sudah milenial, kita mulai di kampus yang baru untuk sekarang kita bangun Masjid dulu yang namanya nanti Al-Nasir itu untuk awal dari pembangunan kampus STIEBI ini,” ujarnya.

Tambah Walikota Lubuklinggau, untuk program kerja nyata, kita sudah memiliki kebun sereh wangi dan kemarin hadir dua orang perempuan dari Prancis untuk melihat langsung pengolaan sereh wangi tersebut. Dan dua orang itu adalah marketing dari dua perusahaan di Prancis yang membeli minyak-minyak sirih.

Dan dua orang itu memberikan apresiasi, karena kebun milik kita ini sangat rapi dia bilang dan cara pengelolaannya bagus. Dia juga meminta dalam satu bulan itu lima ton dan jangan dijual ke orang lain kecuali dengan perusahaan mereka, padahal kemampuan dari kebun tersebut hanya 500 Kg. Itupun dalam jangka waktu dua bulan.

“Harapannya semoga STIEBI ini bisa memberikan Opdik lain dari yang lain serta membentuk kedisiplinan dan silaturrahmi serta untuk Mahasiswa bisa menjunjung tinggi nama baik STIEBI,” tutupnya.

PENULIS : Rio Rivaldo
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Kader PMII Meninggal Ditembak Oknum Polisi, Ini Tanggapan Ketum PC PMII Lubuklinggau

Ratusan Karyawan Memperingati Hut Ke-6 RS Ar Bunda