in

Gerhana Matahari Cincin di Lubuklinggau Tertutup Mendung

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan mulai terlihat di langit Kota Lubuklinggau pada pukul 10.28 WIB, puncaknya terjadi pada 12.21 WIB dan selesai pukul 14.14 WIB.

Akan tetapi berdasarkan pantuan Silampari Media, kondisi9 langit di Bumi Sebiduk Semare diselimuti oleh awan mendung tebal sejak pagi hari.

 

Berdasarkan keterangan dari Kepala Observasi dan Informasi BMKG Sumsel, Bambang Beni Setiadji mengatakan, terdapat kemungkinan GMC tidak bisa terlihat secara maksimal.

“Ya potensinya besar tertutup awan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Gerhana yang dijuluki sebagai Cincin Api ini merupakan Gerhana Matahari ketiga sekaligus terakhir di tahun 2019. Sebelumnya, Gerhana Matahari pertama tahun ini telah terjadi pada 6 Januari 2019 yang merupakan Gerhana Matahari sebagian, lalu Gerhana Matahari kedua terjadi pada 2 Juli lalu yang merupakan Gerhana Matahari total.

Meskipun kedua Gerhana Matahari tersebut tidak teramati di Indonesia, namun Gerhana Matahari kali ini akan terlihat di langit Indonesia.

Sebagaimana lansiran laman Forbes, Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada 26 Desember akan menjadi Gerhana paling berbahaya di tahun 2019 karena pengamat harus menggunakan kacamata berfilter khusus untuk melihat Gerhana Matahari di setiap saat untuk menghindari ancaman kebutaan.

Dikutip dari BMKG, Gerhana Matahari merupakan peristiwa terhalangnya sinar Matahari oleh Bulan, sehingga menyebabkan tidak semua sinar Matahari sampai ke Bumi.

 

 

Bahkan berdasarkan data yang diterima Silampari Media, selain Lubuklinggau, GMC juga dapat terlihat di beberapa daerah lainnya di Sumsel, diantaranya Bayunglincir, Sungsang, Sungai Lilin, Rupit, Betung, Pangkalan Balai Sekayu, Palembang, Tulungselapan, Gelumbang, Indralaya, Talang Ubi, Muara Beliti, Kayu Agung.

Lubuklinggau, Prabumulih, Tebingtinggi, Muara Enim, Bungamas, Lahat, Baturaja, Pagar Alam, Belitang, Martapura, Muara Dua dan Banding Agung. Dengan persentase gernaha mulai dari 76,9% sampai dengan 86,6%.

Sedangkan Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Islam melakukan salat gerhana atau Salat Kusuf.

“Kementerian Agama mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia untuk melaksanakan salat sunah gerhana matahari atau yang disebut Salat Kusuf,” kata Plh Dirjen Bimas Islam Kemenag Tarmizi.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Tiket Kereta Api Ekonomi Tujuan Lubuklinggau-Palembang Ludes Terjual

Pembayaran Insentif RT akan Dialihkan ke Kecamatan