in

Gara-gara Virus Corona, Sekolah Libur di Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – Menyikapi bertambahnya penyebaran Virus Corona di Indonesia, Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengeluarkan instruksi. Instruksi ini sesuai perintah dari Presiden RI Joko Widodo dan KemenPAN-RB RI.

Salah satu instruksi Jokowi untuk dilaksanakan yaitu warga melakukan berbagai aktivitas seperti bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

Jokowi memerintahkan kepada pemerintah daerah untuk membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa.

Ia juga meminta pemerintah daerah membuat kebijakan tentang sebagian ASN (Aparatur Sipil Negara), bisa bekerja di rumah dengan menggunakan interaksi online, tetapi tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani instruksi yang dikeluarkan yakni, per 16 Maret 2020 ASN di Kota Lubuklinggau boleh bekerja di rumah. Terkait teknis, akan ditindaklanjuti oleh masing-masing kepala daerah.

“Mulai besok juga diinstruksikan untuk sekolah, khususnya SD dan SMP diliburkan terlebih dahulu,” tegas Rahman Sani.

Instruksi ini tegas Rahman Sani, akan berlaku hingga 14 hari kedepan. Namun Sekda juga menghimbau kepada warga, jangan karena anaknya libur sekolah justru berpergian.

“Anaknya libur, jangan jalan-jalan. Jangan keluar kota, tetaplan di Lubuklinggau. Hindari pusat keramaian, dan selalu menjaga kesehatan,” tegas sekda.

Menanggapi hal itu, pihak Pengurus SDIQ Ar-Risalah Lubuklinggau masih menunggu instruksi resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.

Hanya saja, penanggung Jawab SDIQ Ar-Risalah Lubuklinggau, Amrina Rosyada mengatakan demi menjaga kesehatan semua warga sekolah, ia mengimbau dan menganjurkan untuk seluruh civitas SDIQ senantiasa menyiapkan dan membawa antiseptik saat ke sekolah. Sekaligus jangan lupa membawa botol air minum masing-masing.

“Pesan kami untuk sementara waktu seluruh siswa maupun guru untuk tidak bersalaman atau berjabat tangan. Dan bagi siswa yang tidak sehat ada baiknya tidak bersekolah sampai sembuh,” jelas Amrina Rosyada.

Instruksi ini dibuat untuk saling jaga. Menurutnya, panik jangan tapi menyepelekan juga tidak boleh.

“Kalau lingkungan Pondok Pesantren Ar-Risalah Alhamdulillah sampai saat ini masih aman. Semua yang di pondok saling jaga. Bagi orang tua yang mau menjenguk anak, akan diatur waktu dan prosedurnya,” jelasnya.

Sementara di TKIT dan SDIT Abdurrahman Islamic School (AIS) sarana cuci tangan diberikan secara khusus untuk setiap warga sekolah.

Bahkan, Pengelola TKIP-SDIT AIS Chairunnisa Firaz menyatakan, pagi ini Tim RS AR Bunda Lubuklinggau akan memberikan penyuluhan khusus bagi anak didik dan para murid agar tak terpapar Virus Corona.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau, Dr H Tamri membenarkan mulai 16 Maret 2020, siswa libur hingga 14 hari ke depan.

“Sesuai dengan instruksi Pak Wali. Siswa libur hingga 14 hari ke depan, baik SD maupun SMP,” pintanya.

Siswa Kelas XII SMA Tetap Ujian

Hari ini, seluruh siswa-siswi kelas XII SMA/MA akan mengikuti Ujian Satuan Pendidikan (USP) Berbasis Komputer. Oleh karena itu, mereka dipastikan tetap sekolah. Sementara siswa kelas X dan  XI diliburkan.

“Kalau informasi sementara yang libur hanya siswa-siswi kelas XI dan X. Itu merujuk pada kalender pendidikan, bukan karena Corona. Tapi nanti kalau ada instruksi susulan, bisa saja yang siswa-siswi kelas XII diliburkan terkait pencegahan Corona,” terang Ketua MKKS SMA Kabupaten Musi Rawas (Mura) Hairul Aswar.

Berdasar informasi tadi malam per pukul 22.00 WIB, ada 12 kabupaten/kota di Sumsel yang meliburkan siswa-siswi kelas XI dan X.

Berbeda dengan UBK, USP ini dilakukan untuk seluruh mata pelajaran. Maka, penting dilakukan. Sementara 30 Maret hingga 2 April 2020 siswa-siswi kelas XII SMA/MA sudah masuk UNBK.

“Meski anak-anak masuk, tetap kami instruksikan menjaga kebersihan dan kesehatan. Setiap kelas di SMAN Megang Sakti, kami siapkan sabun dan air untuk pencuci tangan,” jelas Hairul Aswar.

Anggota DPRD Kota Lubuklinggau dari fraksi PKS, Bambang Rubiyanto sejak awal telah menyarankan agar pemerintah menunda aktivitas di luar rumah. Terutama menunda  kegiatan yang melibatkan lebih dari 100 massa.

Ia menyarankan, ASN yang tidak terkait pelayanan bisa bekerja dari rumah. Lalu menyarankan agar sekolah hingga perguruan tinggi diliburkan sementara waktu, sampai kondisi sudah kondusif.

“Kita ingin meminimalisir kegiatan di luar, untuk mencegah penyebaran Virus Corona di Lubuklinggau,” jelas Bambang.

Saran ini lanjut Bambang, untuk mencegah sejak dini Virus Corona.

“Mengingat kita daerah transit. Lubuklinggau punya bandara, stasiun KA dan pusat perbelanjaan yang cukup besar. Banyak orang yang singgah ke Lubuklinggau, dan kita tidak tahu apakah mereka suspek atau tidak,” tegasnya.

Ia berharap, sarannya itu ditindaklanjuti oleh pemerintah agar mereka segera melakukan tindakan pencegahan yang tegas dan terukur.

Sementara Tri Pono Basuki Kasubsie Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat mengatakan, di Bandara Silampari sistem pengamanan penumpang yang landing dari Palembang maupun Jakarta tetap seperti biasa.

“Ya, penjagaan masih seperti sebelum-sebelumnya. Pengecekan suhu tubuh penumpang yang landing dilakukan Pertugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang dan Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau. Setiap penumpang dicek suhu tubuhnya pakai thermoscanner,” jelas Tri Pono Basuki.

Ia juga memastikan, situasi saat ini tak mengganggu layanan penerbangan di Bandara Silampari Lubuklinggau. “Pelayanan penerbangan masih lanjut!” jelasnya.

PENULIS : Putri Rianita
EDITOR    : Dedi Ariyanto

Gagal Merampok, Bandit Asal Pendingan Dikepung Massa

Diduga Terkena Virus Corona, Warga Kota Lubuklinggau Dirujuk ke RSMH Palembang