in

Gaji dan THR PNS Belum Dibayar, DAK Ditunda 100 Persen

LUBUKLINGGAU,Silmed.id-Permasalahan gaji dan tunjangan hari raya (THR) bagi ASN di lingkungan Pemkot Lubuklinggau yang belum dibayar, lantaran ada penundaan 100 persen Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020. Demikian disampaikan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe kepada Silampari Media, pada Rabu (03/06/2020).

“Kami menyayangkan inkosistensi pernyataan dari pemerintah pusat. Sesuai PMK, seharusnya pemerintah pusat hanya menunda DAK sebesar 35 persen. Namun hingga kini, penundaan DAK sebesar 100 persen,” ujar Walikota.

Walikota menjelaskan, ketidakstabilan APBD Lubuklinggau tahun ini disebabkan sejumlah faktor. Selain diminta untuk mengurangi anggaran sebesar Rp112 miliar, Pemkot Lubuklinggau juga harus mengalokasi anggaran untuk penanganan Covid-19. Dengan begitu, terdapat pergeseran anggaran sekitar Rp150 miliar.

“Kami sangat kesulitan dengan refusing dan pengurangan anggaran ini. Selain anggaran kecil, ketidakstabilan anggaran diperparah adanya surat pengakuan hutang (SPH) pada APDB 2019. Mudah-mudahan permasalahan penundaan gaji dan THR PNS ini dapat diselesaikan dan dibayar pada Jumat (05/06/2020) mendatang,” pungkas dia.

PENULIS : Putri Rianita

Dody Turisno Kembali Menjabat Plt Camat Sumber Harta

Pegawai Kejari Lubuklinggau Jalani Rapid Tes