Empat orang komplotan maling sapi saat diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Selatan, Kamis (8/82019). Foto : Ist
in ,

Empat Kompotan Maling Sapi Ditembak

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Empat orang komplotan maling sapi berhasil diringkus personil Polsek Lubuklinggau Selatan. Para pelaku ditembak kakinya karena membawa senjata api dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan petugas, pada hari Kamis (8/8/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Keempatnya yakni Selamet (27), Dien Nara (28), Apriyanto (30) dan Atong Heryono (35) diketahui sebagai warga SP5 Trans Subur Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara diringkus di Jalan Siring Agung, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II menuju Jembatan Moneng Sepati.

Disampaikan oleh Kapolsek Lubuklinggau Selatan, IPTU Amirudin penangkapan tersebut bermula ketika personil Opsnal dan SPK POlsek Lubuklinggau Selatan sedang melaksanakan patroli. Sesampainya di TKP (Tempat Kejadian Perkara) terlihat sebuah mobil jenis sedan merk Suzuki X Oper dengan nomor polisi (nopol) BD 1756 LN yang mencurigakan.

“Kecurigaan anggota muncul ketika mobil sedan tersebut langsung masuk ke arah jembatan gantung Moneng Sepati ketika melihat kendaraan patroli. Melihat hal tersebut, anggota langsung melakukan pengejaran,” kata IPTU Amirudin.

Kemudian mobil sedan itu memutar arah, karena jembatan tersebut tidak dapat dilalui mobil. Petugas langsung menyetop mobil itu dan langsung melakukan pemeriksaan. Diketahui di dalamnya terdapat empat orang laki-laki.

Polisi kemudian meminta seluruh penumpang mobi untuk turun guna dimintai keterangan. Anggota yang membuka pintu kendaraan melihat sepucuk senjata api laras pendek yang berada di samping kursi penumpang sebelah kiri depan.

“Khawatir para pelaku melakukan perbuatan yang dapat membahayakan keselamatan petugas, maka dua orang yang berada di depan langsung ditembak. Melihat hal ini dua orang lainnya berusaha melarikan diri, sehingga langsung lumpuhkan,” terang Amirudin.

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Selatan, IPDA Hilal menunjuk sapi hasil curian yang sebelumnya disimpan dalam mobil. Foto : ist

Pada saat dilakukan penggeledahan dari dalam mobil selain di temukan senpi laras pendek berikut dua butir amunisi caliber 38 dan 9 mm, dua bilah pisau dan satu senter kepala, serta ditemukan satu ekor sapi yang sudah dipotong-potong dan ditutup dengan terpal.

Berdasarkan hasil interogasi, para pelaku ini mengakui sapi yang ada di dalam mobil, mereka ambil dari SP5 Trans Subur, Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo. Rencananya daging sapi itu akan dijual di Kota Lubuklinggau.

“Karena mengalami luka tembak, ke empatnya kita bawa ke RSUD Siti Aisyah Lubukliggau untuk diobati.
Mengingat lokasi pencurian hewan tersebut masih dalam wilayah Polsek Karang Dapo, kita melakukan koordinasi dengan menghubunginya,” pungkasnya.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Festival Gapura Piala Gubernur Sumsel Meriahkan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI, Berikut Cara Mendaftarnya

Pernah Penasaran Tentang Arti “Jalur H.O.G” di Simpang RCA? Nah Ini Penjelasannya