Gudang yang disulap pihak SDN 2 Noman, Kecamatan Rupit menjadi ruang kelas. Foto : Farlin Silmed
in

Dua Tahun Terakhir, Murid SDN 2 Noman Belajar Dalam Gudang

MURATARA, Silmed.id – Belasan Murid SD Negeri 2 Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas utara (Muratara) pada hari Rabu (27/11/2019) terpantau belajar di ruang gudang penyimpanan barang sekolahan atau gudang.

Karena kekurangan ruangan tempat belajar, guru akhirnya berinisiatip mengosongkan gudang sekolah yang berukuran 4×4 meter itu, kemudian diisi dengan meja dan kursi supaya bisa dijadikan tempat belajar.

Namun yang namanya gudang tua tetap tidak layak dijadikan tempat belajar peserta didik, apalagi banhak dinding yang bolonh dan masih terdapat barang barang bekas.

Proses KBM di SDN 2 Noman. Foto : Farlin Silmed

Menurut keterangan Harisandi selaku Kepala SD Negeri 2 Noman, bahwa siswa mereka sudah belajar di ruangan tersebut lebih dari dua tahun belakang, hal itu terpaksa dilakukan untuk menutupi ruang belajar yang masih kurang.

“Sekolah hanya memiliki lima ruang belajar sedang kita memiliki tujuh kelompok rombongan belajar, menutupi kekurangan ruangan belajar, terpaksa gudang kita sulap menjadi ruang belajar,” kata Harisandi saat dibincangi Silampari Media.

Dia mengakui bahwa sekolah yang dipimpinnya bukan tidak mendapat perhatian dari pemerintah, akan tetapi minimnya pembangunan diakibatkan karena permasalahan sengketa lahan.

“Sebenarnya pada beberapa tahun lalu pembangunan gedung belajar sudah dilakukan, akan tetapi menjadi terhambat setelah ada permaslahan sengketa lahan sekolah, namun hal itu saat ini telah terselesaikan,” jelasnya.

Dengan selesainya sengketa lahan, pihaknya sangat berharap upaya pemerintah untuk kembali membantu membangunkan gedung sekolah, agar anak didik mereka dapat belajar di kelas yang layak.

Pihaknya juga meminta, selain dibangunkan ruang belajar, besar harapan mereka agar ruang guru, pagar sekolah dapat dibangun juga, mengingat sekolah belum memiliki ruang guru dan pagar yang belum rampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Muratara, Sukamto, menanggapi hal tersebut bahwa pemerintah sudah menganggarkan melalui APBD 2020 untuk sekolah SD N 2 Noman.

“Sudah kita anggarkan di APBD 2020, namun nominalnya berapa saya lupa, yang jelas setelah sengketa lahan selesai dan kejelasan surat menurut lengkap, kita sudah bergerak untuk membangun sekolah itu,” katanya.

PENULIS : Farlin Addian
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Dari 3921 Pelamar CPNS, Tak Satupun Mendaftar Dokter Spesialis

Polres Lubuklinggau Dukung Program Prioritas Kapolri