ilustrasi
in

Dua Tahun, Delapan ASN Diberhentikan

MURATARA, Silmed.id – Tersandung hukum, delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Musi Rawas Utara diberhentikan. Demikian ungkap Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muratara Ralin Jufri, melalui Kasi Kedisiplinan Ranti kepada Silampari Media, Selasa (08/10/2019).

Dijelaskannya, sejak 2018 hingga 2019, BKPSDM mencatat delapan orang ASN di lingkungan Pemkab Muratara tersandung permasalahan Hukum. Kedelapan ASN tersebut terjerat hukum dengan kasus yang berbeda- beda, selain ada yang terkena kasus narkoba, juga ada yang terkena kasus pelecehan seksual.

“Empat orang terjerat hukum pada tahun 2018, dua dengan kasus tipikor, satu orang kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawa umur, dan satu kasus penyalagunaan narkotika,” jelas Ranti.

Ditambahnya, sedangkan pada 2019 terdapat empat orang, semuanya terjerat kasus tipikor. Semua ASN yang terkena tersandung hukum, sudah dilakukan pemberhentian, baik pemberhentian tidak dengan hormat maupun dilakukan pemberhentian sementara.

“Dengan adanya pemecatan beberapa ASN, saya harap menjadi pelajaran bagi ASN lainnya, sebab untuk menjadi ASN tidak mudah,”pungkasnya.

PENULIS : Ardi Gumaila
EDITOR   : Dedi Ariyanto

IKMB dan Mayor Zainubi Mengambil Formulir di Golkar

Dinsos Segera Salurkan Bantuan Korban Kebakaran