PORTAL : Warga Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Kelingi melakukan pemortalan terhadap akses perusahan PPA, karena ketidak jelasan kebun plasma. Foto : Dedi Pauh Silmed
in

Dua Akses Perusahaan PPA di Portal Warga

MUSI RAWAS, Silmed.id – Dikarenakan hak warga Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas perihal kebun plasma, belum juga dipenuhi oleh PT Palm Pratama Abadi (PPA), oleh sebab itulah akses keluar masuk perusahan di portal, Selasa (16/7/2019).

“PT PPA yang berada di desa Bingin Jungut dan kami mengunakan lahan milik warga, sekarang perusahaan tersebut sudah panen, namun hak masyarakat hingga saat ini tidak kunjung dipenuhi oleh perusahaan,” jelas Ar warga Desa Bingin Jungut, kepada Silampari Media, Selasa (16/7/2019).

Padahal waktu pertama kali, ketika hendak membangun kebun di wilayah Desa Bingin Jungut, pihak perusahaan berjanji akan memprioritaskan kebun plasma, namun hingga kebun sudah berumur enam tahun, hak warga akan kebun plasma tak kunjung diberikan.

“Luas lahan PT PPA yang berada di wilayah Desa Bingin Jungut sekitar 44 hektar, lahan milik saya 15 hektar. Lahan saya tidak melalui ganti rugi, karena saya berharap mendapatkan kebun plasma,” ceritanya.

Sementara itu, Bastari warga Desa Bingin Jungut lainnya menyampaikan, warga terpaksa melakukan pemortalan, dikarenakan pihaknya kesulitan untuk menemui pihak perusahaan.

“Sulit untuk menemui pihak perusahaan, makanya warga memortal dua akses PT PPA,” ucapnya.

Permasalahan plasma ini sambung Bastari, tidak hanya terjadi pada warga Desa Bingin Jungut saja, tapi terjadi juga pada warga Desa Prabumulih.

“Sebelum adanya penjelasan dari pihak perusahaan, portal tidak kami buka. Sebab pihak perusahaan sudah panen, tapi kebun plasma belum ada kejelasan sampai sekarang,” kata dia.

Dilain pihak,  Maneger Legal dan Plasma PT PPA Sudirman mengatakan, dirinya belum mengetahui adanya aksi pemortalan, jika memang ada plasma maka hal itu harus diberikan.

“Saya tidak memegang data, setahu saya Desa Bingin Jungut memang belum ada plasma,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Arianto

EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Ayah Sering Masuk Kamar Anak Tiri, Ternyata Ini yang Dilakukannya

Ratusan Hektar Sawah di Dua Desa Terancam Gagal Panen