ilustrasi. Foto : net
in

Disnakertrans Survey KHL di Pasar Tradisional

MUSI RAWAS, Silmed.id – Sebelum mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Kabupaten Musi Rawas melakukan survey di dua pasar tradisional.

“Survey ini bertujuan untuk menentukan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai dasar untuk mengusulkan UMK tahun 2020 mendatang. Ada 60 item yang disurvey diantaranya harga beras, daging, ikan, sabun, pemakaian listrik hingga kontrakan perbulan untuk pekerja lajang,” jelas Plt Kepala Disnaketrans, Riswan Efendi melalui Kasi Pengupahan dan Kelembagaan Industrial, Tantri Riyanti kepada Silampari Media, Minggu (7/7/2019).

Sasaran yang disurvey sambung dia, dua pasar yakni pasar Megang Sakti dan pasar B Srikaton Tugumulyo, yang setiap hari buka dari pagi hingga sore hari. Dari hasil survey ini maka tindak lanjutnya sebagai pembanding dalam menentukan UMK 2020. Sebab, untuk menentukan UMK sudah ada ketentuannya yakni sesuai peraturan pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

“Menentukan UMK sudah ada rumusnya yang berdasarkan inflasi dan produk domestik bruto (PDB) nasional,” bebernya.

Hanya saja, setiap tahunnya baik KHL maupun inflasi akan mengalami kenaikan walaupun kecil. Sehingga, bila keduanya naik tentu UMK juga akan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

“Untuk besaran UMK tahun 2019 ini di Kabupaten Musi Rawas sebesar Rp 2.944.681 dan terbesar di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Bahkan, kemungkinan UMK tahun 2020 mendatang juga akan naik dari sebelumnya,” paparnya.

Terlepas dari itu, untuk perusahaan yang tidak membayar upah pekerjanya sesuai dengan UMK . Maka sanksi tegas akan diberikan yakni sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 13 tahun 2003 pasal 90 tentang Ketenagakerjaan yakni pidana 4 tahun penjara dan denda Rp100-400 juta.

“Intinya dalam penerapan UMK tidak mengacu kepada status dari pekerja itu sendiri baik buruh harian lepas (BHL) dan Harian Kerja (HK). Sebab, ini sudah amanat UU dan wajib direalisasikan,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Arianto
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Unsur Tripika Patroli Penyetrum Ikan

Warga Watas Lubuk Durian, Serahkan Dua Pucuk Senjata Api