in

Disinyalir Tak Berizin, Wabup Hentikan Aktifitas Galian C

MURATARA, Silmed.id – Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Utara (Muratara), H Devi Suhartoni lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Tegas Guna Mandiri (TGM) di Kecamatan Rawas Ulu, Rabu (5/11/2019).

Sidak yang dilakukan pada perusahan yang bergerak di bidang tambang pasir dan Koral alias galian C ini, untuk menindak lanjuti laporan mengenai aktivitas tambang yang di sinyalir tak berizin.

Sesampainya ke lokasi tambang, Wabub Devi Suhartoni yang didampingi, Kepala Dinas Perizinan Irwansyah dan Kabid Penataan Lingkungan Dinas LHP Muratara, Indrayani, langsung menghentikan aktifitas perusahaan.

Saat itu, Devi Suhartoni menegaskan kepada karyawan perusahaan yang dipimpin, Edy Gunawan bahwa aktifitas terpaksa harua dihentikan untuk sementara waktu.

Disampaikannya, bahwa kegiatan operasional bisa berlanjut setelah pihak perusahaan memamparkan mengenai perizinan, luas area tambang, dampak lingkungan dan beberapa aspek lainnya.

“Setelah selesai pemaparan di hadapan pemerintah Muratara, bila semua jelas maka perusahaan akan diperbolehkan berkatifitas kembali dan begitu pula sebaliknya,” kata Devi.

Devi kembali menyampaikan bahwa kegiatan tambang sampai saat ini belum ada kejelasan, jadi perintah dari pemerintah Muratara agar tidak beroperasi harus di indah kan, karena bila ketahuan beroperasi maka akan ditindak tegas.

“Mulai saat ini harus berhenti operasional, jangan mentang-mentang kami jauh dari lokasi nanti akan bergerak lagi, ketahuan maka akan ada sangsi yang diberlakukan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Penataan dan Pentaatan Lingkungan Dinas LHP Muratara, Indrayani, setelah melihat kegiatan operasional menilai bahwa aktifitas dari alat yang digunakan akan berdampak ke limbah B3 di perairan sungai Rawas.

“Perusahaan ini bergerak menggunakan alat berat seperti mobil jenis ADT saat berkatifitas melintasi sungai Rawas, selain membuat sungai keruh, oli dan minyak akan membuat pencemaran limbah B3 di air,” ucap Indrayani.

Menindak lanjuti sidak, Indrayani akan mengirimkan surat panggilan kepada pimpinan perusahaan agar menyiapkan data yang harus dipaparkan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Muratara.

“Sudah ada instruksi pak Wabup, nanti akan kita surati, dan kita jadwalkan agar mereka melakukan pemaparan beberapa hal, termasuk izin perusahaan dan izin lingkungan,” tambahnya.

Sementara, karyawan PT TGM, Yoto mengiyakan instruksi dari Wabu. Dia juga mengatakan bahwa akan melaporkan intruksi Wabub Muratara kepada pimpinan yang berada di Provinsi Jambi.

“Nanti kita sampaikan kepada pimpinan, setahu saya perusahaan ini sudah berizin, karena sebelumnya perna diberhentikan operasionalnya, dan tidak mungkin bergerak lagi kalau tak berizin, namun sementara kita akan hentikan aktifitas penambangan,” tukasnya.

PENULIS : Farlin Addian
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Perdalam Ilmu Merias, Sumber Agung Adakan Pelatihan Make Up

UMK Lubuklinggau Akan Naik 8,51 Persen