AMBRUK- Gedung RSUD Muara Beliti, yang dibangun oleh pemerintah pusat, hingga kini belum dimanfaatkan. Jika terus dibiarkan, maka perlahan akan ambruk. Foto: Dedi_Silmed
in

Dinilai Membahayakan Pasien, Bangunan RS ini Tak Dimanfaatkan

MUSIRAWAS, Silmed.id– Secara perlahan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Beliti mulai berbenah, kendati begitu bangunan yang didirikan pemerintah pusat, tidak dapat digunakan karena membahayakan pasien. Demikian disampaikan Direktur RSUD Muara Beliti, Reni Sartika kepada Silampari Media, Senin (22/7/2019).

“Saat ini RSUD Muara Beliti sudah terakreditasi D, untuk melayani masyarakat, sekarang tersedia Pelayanan Dokter Anak, Dokter Bedah, Dokter Penyakit Dalam, Dokter ObGyn,”paparnya.

Lanjut dia, untuk pelayanan ada kamar kelas satu sebanyak dua kamar, selainnya kelas tiga. Rumah sakit ini sudah cukup lama, sebab peletakan batu pertama 2007 dan beroperasi pada 2010.

“Bangunan pertama dibangun oleh anggaran pemerintah pusat, namun tidak bisa dimanfaatkan. Selain itu, bangunan belum dihibahkan ke pemerintah daerah,” ujarnya.

Gedung yang dimanfaatkan sekarang ini, bangunan yang mengunakan anggaran ABPD, sebab gedung yang dibangun pemerintah pusat tidak bisa digunakan ataupun direhab.

“Kelemahannya karena gedung dari pemerintah pusat yakni belum dihibahkan, kami sudah berupaya agar gedung dihibahkan,”paparnya.

Ditambah dia, untuk diketahui oleh masyarakat, bahwa RSUD Muara Beliti sudah bekerja sama dengan BPJS.

PENULIS: Dedi Ariyanto
EDITOR: Dodi Chandra

Tak Memiliki Dana Berobat, Wati Datangi Dinsos

Kelompok Tani Karya Makmur Sukses Budidayakan Madu Tawon Klanceng