Warga Desa Lubuk Pauh mengelar salat istisqo di Halaman SD Negeri Lubuk Pauh. Foto Dedi Silmed
in

Dikepung Api, Warga Lubuk Pauh Gelar Salat Istisqo

MUSIRAWAS, Silmed.id – Setelah dikepung api Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla), warga Desa Lubuk Pauh Kecamatan BTS Ulu, melaksanakan salat Istisqo. Di Halaman SD Negeri Lubuk Pauh, dengan Khotib Afendi Saibun dan imam Sali Nur, Selasa (24/09/2019).

“Alhamdulilah, hari ini kami melaksanakan salat Istisqo dengan khusyuk,” jelas Kadus III Tarzandi kepada Silampari Media.

Lanjut dia, sudah tiga hari ini Desa Lubuk Pauh dikepung api, kerugian sudah tidak terhitung lagi, karena kebun warga banyak yang terbakar, bahkan sudah tidak bersisa lagi.

“Kami sudah cukup lelah menghadapi Karhutla, sebab api datang dari berbagai penjuru, seperti dari hulu dan hilir desa,”ungkapnya.

Sekarang sambung Tarzandi, meminta pertolongan kepada sang pencipta, agar diturunkan hujan segera mungkin. Hasilnya, sore hari setelah salat istisqo hujan menguyur Desa Lubuk Pauh.

“Kami sangat bersyukur hujan turun, dapat meringankan beban kami untuk memadamkan api. Sekarang kami masih berjaga-jaga, jangan sampai ada kebakaran lagi,”ucapnya.

Hal senada dikatakan Muhtaridi, api datang dari berbagai arah dan semuanya mengarah ke desa. Untuk mengatisipasi kebakaran lebih meluas, maka warga khususnya pemilik kebun, membersihkan (Ngekas) perbatasan kebun dengan membuang sampah daun dan kayu, agar api tidak masuk kedalam kebun.

“Bantuan sudah datang, bahkan pak camat sudah ke Lubuk Pauh untuk memastikan kondisi kebakaran,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Pemkab Mura Peringati HAN

BEM STKIP Serukan Aksi Damai