in

Dianggap Lambat Tangani Kasus Korupsi, Kantor Inspektorat dan Bupati Mura Didemo

MUSIRAWAS, Silmed. id – Puluhan orang yang mengatasnamakan Koalisi Anti Korupsi (KPK) dan Lembaga Investigasi Negara (LIN), melakukan aksi demo di Kantor Inspektorat dan Bupati Kabupaten Musi Rawas, Kamis (31/10/2019).

Kedatangan ke Inspektorat untuk mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi yang saat ini ditangani Inspektorat.

Setelah melakukan orasi di depan Kantor Inspektorat, perwakilan pendemo diterima oleh Kepala Inspektorat Musi Rawas, Alexander untuk berdiskusi.

Diskusi yang diadakan di Aula Kantor Inspektorat itu, para pendemo menyampaikan tuntutannya kepada Inspektorat Mura.

“Kenapa Inspektorat lambat dalam merespon laporan yang sudah kami laporkan. Jadi kami minta Inspektorat segera menindak lanjut permintaan kami. Kami beri waktu satu minggu untuk menyelesaikan laporan yang sudah masuk dan yang akan kami laporkan, ” kata Koordinator lapangan, Ali Mu’af.

Menurut dia, jika permintaan itu tidak di indahkan, maka pihaknya akan melakukan aksi serupa dengan jumlah masa yang lebih besar.

Sementara itu, Kepala Inspektorat, Alexander menjelaskan, permasalahan yang dihadapi oleh inspektorat.

“Kami mengakui, kami lambat dalam memproses laporan dari masyrakat ataupun LSM. Hal ini dikarenakan dalam menangani satu kasus memakan waktu hingga 35 hari, “kata Alex.

Hal itu, sambung Alex diperparah dengan keterbatasan jumlah tenaga audit sehingga prosesnya lambat. Sepanjang 2019, pihaknya menerima 13 laporan dan dua kasus tembusan, mulai dari kasus perceraian, kehilangan serta dugaan penyelewengan dana desa.

“Untuk dugaan penyelewengan Dana Desa sampai saat ini belum ditemukan. Hanya saja ada indikasi kesalahan administrasi, namun jika memang ada kita akan proses, sebab baru lima kasus yang kita selesaikan, lima sedang dikerjakan dan tiga belum dikerjakan, “jelasnya.

Sebelum bergerak pindah untuk melakukan aksi serupa di Halaman Kantor Bupati Musi Rawas, memasukan satu laporan ke Inspektorat.

Sementara itu, saat melakukan aksi demo di Halaman Kantor Bupati Mura, para pendemo diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Musi Rawas, EC Priskodesi.

Dalam diskusi itu, para pendemo meminta Pemkab Mura segera memperhatikan permasalahan korupsi.

“Jadi kami meminta agar Pemkab Mura juga memperhatikan lambatnya penanganan dugaan korupsi, yang ditangani Inspektorat. Sebab jika dalam menangani satu kasus terlalu lama dikhawatirkan pihak terlapor bisa menghilangkan barang bukti,” kata Ketua DPC LIN Musi Rawas, Zainuri.

Ditempat yang sama, Ec Priskodesi menyampaikan bahwasanya Pemkab Mura menerima masukan dan pengaduan dari masyarakat.

“Kita akan pelajari dulu, dan untuk teman-teman LSM jika ada permasalahan atau temuan tidak perlu melakukan aksi demo. Temui saja saya langsung,”pungkasnya.

PENULIS : Sutrisnak
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Unras di Kejati Dinilai Terlalu Tandensius

Meskipun Hujan Sering Turun, Namun Lubuklinggau Berpotensi Asap. Ini Penyebabnya