Ketua tim penilai nasional dr Adi Iswadi Thomas dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI (Tengah mengunakan kalung kembang), didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Musi Rawas, Hj Noviar Marlina Gunawan (Berkaca mata) saat berfoto bersama dengan PKK Desa Jaya Bakti setelah pemaparan Toga. Foto: Trisna Silmed.id
in

Desa Jaya Bakti Wakili Sumsel Lomba Toga Tingkat Nasional

MUSIRAWAS,Silmed.id – Desa Jaya Bakti Kecamatan Tuah Negeri, mewakili Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti lomba Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Akupresur 2019.

Lomba yang digelar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu, bertujuan untuk memberikan pemahaman atau pengetahuan kepada warga, bahwa obat tidak harus dibeli di Apotik.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Penilai Nasional dr Adi Iswadi Thomas dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, saat meninjau Desa Jaya Bakti yang ikut lomba toga.

“Kurangnya pengetahuan dan informasi, membuat masyarakat tidak mengetahui jika disekelilingnya kita ada obat-obatan yang murah dan alami. Maka dari itu saya berharap agar masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah membuat toga,”Kata Adi Iswadi Thomas saat memberikan sambutannya, Rabu (18/09/2019).

Ketua Tim Penilai Nasional dr Adi Iswadi Thomas dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, ketika memaparkan lomba Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Akupresur 2019 di Desa Jaya Bakti. Foto Trisnak Silmed

Lebih jauh, dirinya meminta agar desa lain untuk mencontoh keberhasilan Desa Jaya Bakti dalam mengelola toga.

Ditempat yang sama, Sekretaris tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Jaya Bakti Eni Riana menyampaikan, jika pihaknya terinspirasi dengan surat edaran Bupati Musi Rawas untuk memanfaatkan pekarangan rumah. Maka dari itu pihaknya memberanikan diri untuk membuat Toga.

“Alhamdulilah, meskipun banyak hambatan tetapi pak Kades mendukung penuh apa yang kami rencanakan,”kata Eni kepada Silampari Media.

Saat ini, sambung Eni tim penggerak PKK Desa Jaya Bakti sudah mempunyai tujuh produk unggulan yang bisa dinikmati.

“Produk unggulan kami yaitu serbuk kunyit, keripik kemangi, serbuk jahe, serbuk temu mangga, daun pepaya wulung, keripik udang dan olahan manisan temu mangga. Semuanya sudah mendapatkan izin produk rumah industri,”jelasnya.

Sedangkan untuk memasarkan produk hasil olahan Toga Desa Jayabakti, Eni mengaku menjualnya dengan cara membuka outlet di desanya dan menjualnya melalui aplikasi.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas yang diwakili oleh Asisten I, H Herianto mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Rawas sangat bangga atas kedatangan tim penilai dari Kemenkes dan bisa bertatap muka langsung serta bersilahturahmi, guna memastikan tekad, pikiran dan langkah untuk bersama-sama memberikan pemikiran memajukan Musi Rawas, salah satunya strategi pembangunan kesehatan.

Hadir dalam penilaian itu, Camat Tuah Negeri Christiandi, Pj Kepala Desa Jaya Bakti Nawawi, Ketua Tim Penggerak PKK Musi Rawas Hj Noviar Marlina Gunawan, seluruh Kepala Desa se Kecamatan Tuah Negeri, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Polsek Muara Kelingi dan Daposramil Muara Kelingi.

PENULIS : Sutrisnak
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Pemkot Kembali Gelar Salat Istisqa

Hakim Vonis Tiga Pengamen Denda Rp50 Ribu atau Masuk Penjara