Penyerahan senpira di Polres Lubuklinggau, Kamis (28/11/2019). Foto : Jofan Silmed
in

Daripada Dipenjara 12 Tahun, Warga Pilih Serahkan Senpira Sukarela

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Memiliki kesadaran hukum, warga Lubuklinggau menyerahkan secara sukrela Senjata Api Rakitan (Senpira) ke Mapolres Lubuklinggau pada Kamis (28/11/2019) yang diterima langsung oleh Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono didampingi Wakapolres, Kompol Raphael B Jaya.

Warga tersebut adalah Adama (38) warga Rt. 03 Niling Kelurahan Jukung, Lubuklinggau Selatan I dan Darwin (40) warga Jalan Jambi Lama Rt. 03 Kelurahan Belalau, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono membenarkan jika kedatangan warga tersebut mewakili warga lain untuk menyerahkan pucuk senpira yang berbentuk laras panjang dan bedil.

“Mereka datang mewakili dari warga yang lain untuk menyerahkan langsung senpira ini,” jelasnya pada saat press conference.

Barang bukti senpira yang diserahkan.

Selama Operasi dari 12 November hingga saat ini, pihaknya menerangkan telah menerima 8 senpira dari masyarakat.

“Tiga unit senpi dari Polsek Barat, tiga unit senpi dari Polsek Selatan dan dua unit senpi dari Polsek Utara,” tuturnya.

Sedangkan ada satu unit lagi, ia melanjutkan didapat dari hasil operasi penindakan yang diduga melanggar UU darurat No. 12 Tahun 1951.

“Ada satu unit lagi dari operasi yang dilakukan pihak kami. Dari penangkapan tersebut telah diamankan 3 tersangka dengan inisial FK, BB dan HR,” terangnya.

Untuk itu, dirinya berpesan untuk semua masyarakat yang masih memiliki senjata api secara ilegal, segera melaporkan kepada pihak berwajib sebelum kedapatan.

“Segera laporkan saja, kalau datang kesini jangan khawatir tidak akan terkena hukum pidana. Tetapi kalau sudah kedapatan, tetangkap tangan maka tidak ada ampun. Hukuman penjara maksimal 12 Tahun,” pesannya mengakiri pembicaraan.

Sementara itu, Adama seorang warga yang menyerahkan senpira tersebut menjelaskan bahwa ada beberapa warga yang memiliki kesadaran untuk menyerahkan senpira sesuai arahan dari aparat kepolisian.

“Jadi, saya hanya mewakilkan saja dari masyarakat. Karena mereka kalau datang sendiri merasa takut. Sesuai arahan dari pihak kepolisian ada dua warga yang secara ikhlas untuk menyerahkan senpira ini ke polisi. Kami hanya membatasi saja,” ucapnya.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Pencuri Ac Diskop UKM Lubuklinggau Behadil Diringkus

Lima Penyandang Disabilitas Melamar CPNS di Mura