ilustrasi
in

Dana Kelurahan Termin Satu Cair, Masyarakat Diminta Ikut Awasi

LUBUKLINGGAAU, Silmed.id – Penyaluran Dana Kelurahan di Kota Lubuklinggau sudah mulai didistribusikan ke tingkat Kelurahan. Bahkan sudah ada beberapa kelurahan yang sudah memulai kegiatan atau pengadaan barang dan jasa beberapa waktu yang lalu. Dana Kelurahan sudah mulai bisa digunakan setelah sebelumnya sempat menjadi pertanyaan kapan dana kelurahan di Kota Lubuklinggau akan cair.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Setda) Kota Lubuklinggau, H. Rahman Sani kepada Silampari Media kala ditemui di ruang Op Room Moneng Sepati.

“Sudah, sudah cair, sudah ada di Kecamatan. Awal Agustus sudah ada. Tinggal pemanfaatannya lagi itu sesuai teknis di tingkat Kecamatan masing-masing. Kan camat sudah tau Juklak dan Juknis nya,” ungkap Rahman Sani.

Lubuklinggau sendiri mendapatkan dana kelurahan dengan kategori dua yaitu kategori perlu ditingkatkan. Kategori di dapat berdasarkan kualitas pelayanan umum serta kualitas sarana prasarana di tingkat kelurahan.

Adapun untuk kategori pertama yaitu kategori baik yang dengan alokasi Rp 352,9 juta per kelurahan. Kedua, kategori perlu ditingkatkan dengan alokasi Rp 370,1 juta per kelurahan.l dan Ketiga, kategori sangat perlu ditingkatkan dengan alokasi Rp 384 juta per kelurahan.

“Kota Lubuklinggau dapat kategori dua, itu sama untuk seluruh kelurahan di Kota Lubuklinggau yang terdata mendapat dana kelurahan,” sambung Rahman Sani.

Rahman menambahkan, mekanisme penyaluran dana ini yakni dari rekening kas umum negara (RKUN) ke rekening kas umum daerah (RKUD) dan akan dilanjutkan ke rekening kas kecamatan yang dilakukan ke dalam dua tahap masing-masing 50 persen dengan berbasis pada kinerja pelaksanaan kegiatan.

“Pencairan tahap pertama mensyaratkan surat pernyataan dan lampiran rincian komitmen anggaran kelurahan dan ditandatangani kepala daerah. Tahap kedua mensyaratkan laporan realisasi penyerapan DAU tambahan tahap I,” tambahnya.

Penggunaan dana diarahkan untuk berbagai hal, antara lain pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, serta pemberdayaan masyarakat di Kelurahan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Selain itu, juga digunakan untuk peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan publik di tingkat kelurahan. Masyarakatpun diminta berperan aktif untuk ikut mengawasi pembangunan di kelurahannya masing-masing.

“Awasi dan dukung setiap pembangunan yang ada,” tutup Rahman Sani.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Pendiri PPS Talago Biru Serahkan Sabuk dan Piagam pada 20 Pesilat

PSB di SMPN 13 Lubuklinggau Menurun Drastis